Akhiri Tahun 2021, Bapenda Berhasil Raup Pajak 1,2 Triliun Lebih

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com
Upaya Pemerintah Kabupaten Badung menggenjot sejumlah sumber pajak di tengah pandemi covid-19, cukup memberikan hasil postif untuk peningkatan pendapata asli daerah Badung. Walau pun peningkatan tersebut belum mencapai sepenuhnya untuk menutupi target yang dicapai.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Kabupaten Badung, I Made Sutama saat dihubungi Kamis 30 Desember 2021 tak menampik perihal tersebut. Pertumbuhan pendapatan di 2021 terjadi pada sektor Bea Perolehan atas Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) bisa meningkat, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Hotel dan Restoran. “Peningkatan pajak terjadi tiga bulan terkahir sejak Oktober, November dan Desember. Sektor pendorong pertumbuhan adalah PHR dan Hiburan, BPHTB serta PBB yang jatuh tempo,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Menghadiri Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Bali

Menurutnya, total pertumbuhan pajak hingga 28 Desember 2021 mencapai Rp 1.274.624.910.940. Capaian ini termasuk pendapatan pajak pada Oktober Rp 83.008.919.374, meningkat di November Rp 127.307.552.582 dan Desember Rp 174.695.405.192. “Kalau mengacu pada target pajak 2021 Rp 1.551.126.372.370 memang belum mencapai, namun kita syukuri ada pertumbuhan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Hadiri Upacara Mejabe Jero Pura Dalem Sukun, Desa Sangeh

Made Sutama mengatakan, target pajak pada 2020 mencapai Rp 2.701.549.221.693 dengan realisasi Rp 2.102.473.584.,886. “Kami berharap kondisi terus membaik, sehingga pendapatan Badung kembali pulih,” ucapnya.

Sayangnya, birokrat asal Pecatu, Kuta Selatan ini tidak merinci kontribusi setiap sumber pajak, seperti PHR, NJOP, BPHTB dan sektor lainnya. Untuk mengejar target PAD ini, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta mengaku sudah membuat sejumlah terobosan. Diantaranya adalah dengan mengoptimalkan penagihan piutang pajak. Kemudian, menyesuaikan harga nilai jual objek pajak (NJOP), sehingga perolehand dari pajak BPHTB bisa meningkat.

Baca Juga:  Waterblow Ditutup Sementara, Renovasi Jadi Harapan Baru Pariwisata Nusa Dua

Bupati asal Pelaga Petang, Badung ini mengakui langkah tersebut terbukti cukup ampuh mengkerek PAD Badung di tengah lesunya pendapatan dari pajak hotel dan restoran (PHR). “Sesuai saran dewan juga kita sudah melakukan penyesuaian NJOP. Dan hasilnya transaksi tinggi sehingga pendapatan dari BPHTB kita naik,” terngnya.BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR