Kiprah Karateka I Komang Astawa, Hanya Dapat Perak di Pra-PON Justru Sabet Emas di Thailand Open

Iklan Home Page

Kuta, baliwakenews.com

Atlet Karate Bali sukses menyabet medali emas Thailand Open Karate Championship 2023 atas nama I Komang Astawa Setiabudi. Komang Astawa meraihnya di kategori senior Kumite -75 kg putra. Menariknya, medali emas yang disabet Komang Astawa menjadi pengganti setelah di Babak Kualifikasi (BK) PON 2024 atau Pra-PON 2023 lalu di Banjarmasin hanya meraih medali perak.

Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Bali, Armand Setiawan Wulianadi saat memberikan keterangan Minggu 10 September 2023 menjelaskan, Komang Astawa bermain sangat stabil dan disiplin di Thailand Open yang berakhir pada 9 September malam. Menurut Aramand, Komang Astawa bertanding sama baiknya seperti di BK PON lalu. “Di ajang BK PON kemarin dia kurang beruntung saja, seharusnya emas BK PON itu milik dia, sama seperti Thailand Open ini,” tegas pria yang akrab disapa Armand Jogger ini.

Baca Juga:  Kapolda Bali Sambangi Puspem Badung di Hari Pertama Kerja

Menariknya lagi, Komang Astawa merengkuh medali emas Thailand Open tersebut setelah mengalahkan kontestan asal Indonesia juga yakni berhasil menyingkirkan atlet tuan rumah PON 2024 Sumut, Reza Mahendra di babak final. Dan sebelumnya melumat Joshua Kandau yang notabene penghuni Pelatnas di babak semifinal.

Selain 1 keping emas, Tim Karate Bali juga menyabet 1 perak atas nama Ni Made Dwi Kartika Apriyani di kelas kumite -61 kg putri, serta 1 perunggu diraih Ni Made Nada Dwimayanti di kelas kumite +68 kg putri. “Ya, hanya 4 karateka yang kami kirim. Satunya lagi adalah Gusti Ayu Rahardian P. Parameswari di kelas kumite -50 kg putri, namun gagal meraih medali,” jelas Armand.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Lantik 34 Perbekel

Armand mengatakan tujuan utama karateka Bali diturunkan dalam Thailand Open ini untuk menambah jam terbang menuju PON XXI 2024 sekaligus menegaskan Psy War Bali kepada calon lawan di PON 2024 mendatang. “Kami mau Psy War dengan peserta PON Provinsi lainnya. Target KONI Bali harus diwujudkan,” tegasnya.

Sementara pelatih yang mendampingi tim di Thailand Open itu, Putu Deddy Mahardika menjelaskan Komang Astawa memang punya talenta, mengingat beberapa waktu lalu juga tembus final di BK PON. Kalau Nada ikut di tim karate kepolisian yakni Bhayangkara Presisi. Sementara Ayu Dian sengaja kirim karena masih minim jam terbang. “Waktu BK PON Ayu Dian sempat panik karena ketemu karateka Pelatnas. Kalau Ade (Kartika) dia masuk final BK PON dan meraih perak. Memang sengaja kita pilih atlet putri agar bisa tetap mendampingi Coki menuju hattrick 3 emas PON,” ungkap Sensei Deddy. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR