Australia Jadi Pasar Utama Bali, 1 Juta Wisman Masuk via Ngurah Rai dalam 7 Bulan

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Australia semakin menunjukkan posisinya sebagai pasar utama pariwisata Bali. Dalam tujuh bulan pertama 2026, sekitar 1 juta wisatawan asal Australia tercatat masuk ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan negara lainnya dan menyumbang sekitar 25 persen dari total 4 juta wisatawan mancanegara yang tiba di Bali melalui bandara tersebut sepanjang Januari-Juli 2026.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat, secara keseluruhan terdapat 13,2 juta pergerakan penumpang selama tujuh bulan pertama 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8,5 juta penumpang merupakan pengguna rute internasional, sementara 4,7 juta penumpang menggunakan rute domestik.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan tingginya aktivitas penerbangan tersebut menunjukkan pentingnya peran bandara sebagai pintu gerbang utama mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Bali.

“Sebagai pintu gerbang mobilitas udara di Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pariwisata, serta pergerakan masyarakat baik domestik maupun internasional. Dapat kami sampaikan bahwa selama periode Januari hingga Juli 2026, seluruh operasional penerbangan dan kebandarudaraan berjalan dengan lancar, serta pelayanan kepada pengguna jasa berjalan secara optimal,” ujar Nugroho Jati, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga:  Badung Implementasikan TTE Berbasis Aplikasi Mobile

Besarnya kontribusi wisatawan Australia juga tidak terlepas dari kuatnya konektivitas penerbangan antara Bali dan Australia. Dari 42 rute internasional yang menghubungkan Bali dengan 16 negara, Australia tercatat memiliki jumlah rute terbanyak, yakni 12 rute. Secara keseluruhan, penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai selama periode tersebut dilayani oleh 44 maskapai nasional maupun asing.

Selain Australia, wisatawan asal China menjadi penyumbang kunjungan terbesar berikutnya dengan 358 ribu orang. Kemudian India 327 ribu, Korea Selatan 174 ribu, dan Britania Raya 172 ribu wisatawan. Kuatnya konektivitas internasional juga tercermin dari tingginya trafik sejumlah rute. Lima rute internasional dengan jumlah penumpang tertinggi adalah Singapura dengan 1,5 juta penumpang, Kuala Lumpur 903 ribu, Perth 687 ribu, Melbourne 630 ribu, serta Sydney 494 ribu penumpang.
Sementara itu, aktivitas penerbangan domestik juga tetap tinggi. Rute Cengkareng menjadi yang paling ramai dengan 2,1 juta penumpang, disusul Surabaya 738 ribu, Labuan Bajo 309 ribu, Makassar 258 ribu, dan Lombok Praya 253 ribu penumpang.
Pada periode Januari-Juli 2026, Bali terhubung dengan 24 rute domestik yang dilayani 11 maskapai penerbangan.

Baca Juga:  Putu Parwata Tekankan Kesetaraan Perlakuan Rumah Ibadah

Tidak hanya menjadi pintu masuk wisatawan, Nugroho mengatakan Bandara Ngurah Rai juga menjalankan fungsi sebagai bandara hub yang menghubungkan wisatawan dengan berbagai destinasi lain di kawasan. “Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali juga menjalankan peranan sebagai bandara hub, yakni menjadi penghubung penumpang mancanegara dan domestik ke berbagai destinasi di sekitarnya, termasuk di dalamnya destinasi tujuan wisata seperti Labuan Bajo dan Lombok. Tentunya hal ini menjadi penegasan atas peranan Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai salah satu simpul konektivitas penting Indonesia dan kawasan regional secara lebih luas,” lanjutnya.

Baca Juga:  Puluhan Dewan dan Staf DPRD Badung Dites Narkoba

Tingginya aktivitas penerbangan tersebut juga diikuti dengan pergerakan pesawat yang mencapai 80 ribu kali selama Januari-Juli 2026. Rinciannya, 43 ribu merupakan pergerakan pesawat internasional dan 36 ribu pergerakan pesawat domestik.
Di sektor logistik, Bandara Ngurah Rai mencatat pergerakan kargo mencapai 67 ribu ton. Sebanyak 50 ribu ton di antaranya merupakan kargo internasional, sedangkan 17 ribu ton merupakan kargo domestik.

“Catatan positif trafik periode ini menjadi momentum bagi kami untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara, serta untuk memastikan standar keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Nugroho. Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan, mitra kerja dan mitra usaha, serta masyarakat dan pengguna jasa yang terus memberikan kepercayaan terhadap Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR