Bukan Sekadar Gerak Jalan, 25 Regu Pelajar Sukasada Bikin Jalanan Berubah Jadi Panggung Kemerdekaan

Iklan Home Page

Singaraja, Baliwakenews.com

Pagi di Kecamatan Sukasada, Buleleng, Senin (10/8/2026), terasa berbeda. Jalanan yang biasanya dipenuhi aktivitas warga mendadak berubah menjadi panggung kecil perayaan kemerdekaan.

Derap sepatu terdengar berirama. Barisan pelajar bergerak serempak. Sesekali terdengar teriakan yel-yel yang membelah suasana. Di balik wajah-wajah muda itu, ada semangat yang sama: merayakan kemerdekaan dengan cara mereka.

Sebanyak 25 regu pelajar SD dan SMP turun ke jalan mengikuti lomba gerak jalan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 16 regu SD dan sembilan regu SMP ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Kecamatan Sukasada tersebut.

Bukan lintasan pendek. Para pelajar harus menaklukkan rute sekitar 4,7 kilometer, dengan titik start di LPD Ambengan. Dari sana, barisan bergerak melintasi Lingkungan Lumbanan, Lingkungan Sangket, Lingkungan Bantang Benua, hingga akhirnya mencapai garis finis di Halaman Kantor Camat Sukasada.

Bagi para peserta, gerak jalan mungkin terlihat sederhana. Namun di balik langkah yang harus serempak, ada proses panjang yang tidak terlihat.

Baca Juga:  Koperasi di Buleleng Didorong Jangan Ragu Konsultasi ke Klinik Koperasi

Ada latihan berulang, belajar mengikuti aba-aba, menjaga formasi, mengatur tempo langkah, hingga memastikan seluruh anggota regu tetap bergerak dalam satu irama.

Sebab satu orang kehilangan ritme bisa membuat barisan berantakan.

Di sinilah nilai yang ingin ditanamkan dari kegiatan tersebut. Gerak jalan bukan sekadar perlombaan untuk mengejar piala, tetapi menjadi ruang belajar bagi anak-anak tentang disiplin, kerja sama, sportivitas dan keberanian tampil di depan publik.

Kreativitas pun ikut menjadi bagian dari pertunjukan. Barisan yang rapi berpadu dengan yel-yel penyemangat, membuat suasana peringatan bulan kemerdekaan di Sukasada semakin meriah.

Plt. Camat Sukasada, Nyoman Agus Tri Kartika Yuda mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenalkan sekaligus menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan.

“Gerak jalan ini bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kami ingin menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, kekompakan dan sportivitas kepada anak-anak sejak dini,” ujarnya.

Baca Juga:  Masyarakat Buleleng Bisa Ikut PKG bagi yang Berulang Tahun Mulai 1 Februari 2025

Antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa semangat memperingati kemerdekaan masih memiliki tempat kuat di tengah generasi muda.

Bendera, seragam, barisan, teriakan penyemangat dan langkah kaki yang berirama seolah menjadi bahasa sederhana untuk menerjemahkan rasa bangga terhadap Indonesia.

Namun, bagi pemerintah kecamatan, semangat itu diharapkan tidak berhenti ketika peserta mencapai garis finis.

“Kami berharap semangat yang ditunjukkan hari ini terus dibawa oleh anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan dan pembangunan bangsa,” kata Agus.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari perayaan kemerdekaan. Sebab nasionalisme bukan hanya tentang menghafal sejarah atau mengikuti upacara. Nilai itu juga bisa tumbuh dari hal-hal sederhana: datang tepat waktu, menaati aturan, menghargai teman, bekerja dalam tim dan berani memberikan yang terbaik.

Setelah perjalanan sekitar 4,7 kilometer, perjuangan para peserta akhirnya berujung di garis finis.

Baca Juga:  Buku dan Karya Tulis Kiprah Veteran, Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme

Ada yang datang dengan napas terengah-engah. Ada yang masih mempertahankan formasi hingga langkah terakhir. Ada pula yang tetap meneriakkan yel-yel meski tenaga mulai terkuras.

Bagi mereka, garis finis bukan hanya akhir perlombaan. Itu menjadi penanda bahwa kerja keras selama latihan telah dituntaskan.

Para pemenang nantinya mendapatkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi. Penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hadiah, tetapi juga pemantik bagi para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani berprestasi.

Pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya siapa yang berdiri sebagai juara.

Di sepanjang jalan Sukasada pagi itu, puluhan regu telah menunjukkan satu hal: kemerdekaan bisa dirayakan dengan langkah-langkah kecil, tetapi semangat yang dibawanya bisa jauh lebih besar. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR