Mario Aji dan Veda Nikmati Liburan Singkat Jelang MotoGP Mandalika

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Kawasan The Nusa Dua kembali menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi sport tourism. Menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, dua pebalap muda kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, memilih menghabiskan waktu berlibur di kawasan wisata tersebut untuk memulihkan kondisi fisik dan mental sebelum kembali menghadapi padatnya persaingan balap internasional.


Kesibukan menjalani kompetisi di berbagai negara membuat waktu luang menjadi momen yang sangat berharga bagi kedua atlet Merah Putih tersebut. Suasana tenang dan nyaman yang ditawarkan The Nusa Dua dimanfaatkan Mario, yang berlaga di kelas Moto2, serta Veda dari Moto3, untuk melepas penat sekaligus mengisi kembali energi.


Selama berada di Nusa Dua, Sabtu (18/7/2026), keduanya menikmati berbagai pengalaman wisata. Mereka mencicipi kuliner khas Bali di restoran Bebek Tepi Sawah, berjalan santai menyusuri kawasan, mengunjungi toko-toko suvenir lokal, hingga membuat sketsa wajah sebagai kenang-kenangan.

Baca Juga:  Beroperasi 16 Hari, Bandara Ngurah Rai Buka Posko Nataru


Tak hanya itu, Mario dan Veda juga diajak mengeksplorasi sejumlah destinasi unggulan di kawasan The Nusa Dua. Mereka mengunjungi Museum Pasifika yang menyimpan koleksi karya seni dari berbagai negara Asia Pasifik, kemudian menikmati panorama Water Blow yang terkenal dengan semburan ombak besar yang menghantam tebing karang.


Bagi Mario Suryo Aji, kesempatan menikmati liburan singkat seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga kebugaran mental di tengah jadwal balapan yang sangat padat. “Penting refreshing untuk menghilangkan stres karena hampir setiap minggu balapan dan jauh dari rumah,” ujar Mario.


Hal senada disampaikan Veda Ega Pratama. Menurutnya, pulang ke Indonesia dan bisa berkumpul bersama keluarga saja sudah menjadi sebuah liburan setelah sekian lama berada di luar negeri. “Pulang ke rumah itu saja sudah merupakan liburan karena kita selama ini jauh dari keluarga,” katanya.

Baca Juga:  Desa Adat Tanjung Benoa Mediasi Keluhan Nelayan


Liburan singkat tersebut menjadi bekal bagi keduanya sebelum kembali menjalani program latihan dan persiapan menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober mendatang di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Balapan kandang itu menjadi momen yang sangat dinantikan karena Mario dan Veda akan tampil di hadapan para pendukungnya sendiri.


Vice President Commercial and Relation The Nusa Dua, Made Purnama Damayanti atau yang akrab disapa Yanti, mengatakan kehadiran dua pebalap nasional tersebut menjadi kebanggaan sekaligus memperkuat posisi Nusa Dua sebagai destinasi pendukung sport tourism Indonesia.


Menurutnya, masa jeda kompetisi dimanfaatkan kedua atlet untuk menikmati suasana relaks yang ditawarkan kawasan The Nusa Dua sebelum kembali bertarung di lintasan balap dunia. “Kami merasa bangga dapat menyambut Mario dan Veda. Sebagai atlet yang membawa nama Indonesia di ajang internasional, mereka bisa menikmati suasana relaks di Nusa Dua sekaligus mengenal lebih dekat kawasan ini,” ujar Yanti.

Baca Juga:  Wabup Suiasa Tebar 20.000 Benih Ikan Nila di Br. Belawan Abiansemal


Ia menambahkan, kunjungan ke Museum Pasifika dan Water Blow sengaja dirancang sebagai bagian dari pengalaman wisata yang memperkenalkan kekayaan seni, budaya, serta keindahan alam Nusa Dua kepada para atlet. “Melalui kunjungan ini kami ingin memperkenalkan koleksi seni kelas dunia di Museum Pasifika sekaligus mengajak mereka menikmati panorama Water Blow yang menjadi salah satu daya tarik wisata di kawasan Nusa Dua,” tutupnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR