Pohon Tumbang di Pecatu, Alarm Keras Minimnya Perawatan Pohon di Jalur Wisata

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Insiden pohon tumbang di Jalan Labuan Sait, Pecatu, Selasa (21/4/2026), menjadi pengingat serius bahwa keselamatan di ruang publik masih menyisakan celah. Kejadian yang melukai seorang pengendara ojek online ini tidak sekadar dipicu faktor alam, tetapi juga menyoroti pentingnya perawatan pohon di jalur padat aktivitas.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita itu sempat memicu kepanikan warga. Sebatang pohon perindang berukuran besar tiba-tiba roboh ke badan jalan, menutup akses lalu lintas sekaligus menyeret kabel utilitas hingga berdampak pada tiang provider dan lampu penerangan.

Baca Juga:  Jokowi Minta Polri Tidak Gadaikan Kewibawaan dengan Sowan Ke Ormas Pembuat Onar

Di tengah situasi tersebut, seorang pengendara yang melintas menjadi korban setelah tertimpa batang pohon. Warga sekitar dengan sigap memberikan pertolongan. Korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar, namun tetap membutuhkan penanganan medis.

Saksi mata, Wayan Sumariasih, mengungkapkan bahwa hujan yang mengguyur kawasan tersebut diduga menjadi pemicu robohnya pohon. Ia bahkan sempat melihat tanda-tanda sebelum kejadian.

“Saya kaget sekali, sampai gemetar. Pohonnya seperti jatuh pelan, tapi tiba-tiba sudah menimpa pengendara,” ujarnya.

Baca Juga:  Tradisi “Nyapuh” Masih Dipertahankan di ODTW Alas Pala

Meski faktor cuaca menjadi pemicu, kejadian ini memunculkan pertanyaan tentang sejauh mana pengawasan dan perawatan pohon perindang dilakukan, khususnya di kawasan Pecatu yang dikenal sebagai jalur wisata dengan mobilitas tinggi.

Selain menyebabkan korban luka, pohon tumbang juga melumpuhkan arus lalu lintas. Batang pohon yang melintang membuat kendaraan tidak bisa melintas, sementara proses evakuasi memerlukan waktu karena turut melibatkan penanganan kabel dan fasilitas umum yang terdampak.

Insiden ini menjadi alarm bahwa potensi bahaya di ruang publik tidak bisa dianggap sepele. Di tengah cuaca yang kian tak menentu, langkah mitigasi seperti pemangkasan rutin dan pengecekan kondisi pohon menjadi krusial untuk mencegah kejadian serupa. Hingga pagi  hari ini yakni Rabu (22/4/2026), di lokasi sudah dibersihkan kabel dan pohon sudah bersih . BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR