Mangupura, Baliwakenews.com
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di kawasan Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kamis (5/3/2026) terasa lebih hangat dari biasanya. Senyum dan sapaan ramah mewarnai aksi sosial Bawaslu Kabupaten Badung yang menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara Bawaslu dan masyarakat pascapelaksanaan Pemilu dan Pemilihan 2024.
Aksi sosial tersebut digelar bersama sejumlah organisasi masyarakat, di antaranya Lazismu Provinsi Bali, Aisyiyah Badung, Pemuda Muhammadiyah Badung, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Badung.
Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, mengatakan kegiatan ini mengandung pesan kemanusiaan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Ngabuburit ini selain menjalin silaturahmi yang telah terbangun sejak Pemilu, juga membawa nilai kemanusiaan, saling peduli, dan toleransi yang mampu melampaui batas agama maupun SARA,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Badung sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Rachmat Tamara, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ngabuburit Pengawasan yang diinisiasi oleh Bawaslu RI.
Ia menyebut kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dengan organisasi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bawaslu dengan masyarakat, khususnya Muhammadiyah. Kami berterima kasih atas sinergi luar biasa dari Lazismu Bali, Aisyiyah Badung, Pemuda Muhammadiyah Badung, serta Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Badung yang bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Badung, Firman Kurniawan, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa awalnya Bawaslu Badung menyiapkan sekitar 50 paket makanan, namun berkat dukungan organisasi mitra, jumlah paket yang dibagikan meningkat hingga 200 paket takjil untuk masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk jajaran sekretariat Bawaslu Badung yang turut berkontribusi,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Lazismu Wilayah Bali. Perwakilannya, Riza Putra, menilai kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara lembaga negara dan organisasi masyarakat.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan organisasi masyarakat. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu,” katanya.
Kegiatan ngabuburit yang diisi dengan pembagian takjil kepada para pengguna jalan itu berlangsung tertib dan penuh keakraban. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara lembaga negara dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat toleransi di tengah keberagaman. BWN-03





























