Mangupura,.baliwakenews.com
Seorang warga terjatuh dan tenggelam di aliran sungai Taman Pancing Timur, Desa Pemogan Denpasar Selatan, Senin (23/12/2024). Informasi diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 06.40 Wita.
“Dari laporan Polsek Densel, diperkirakan waktu kejadian pada pukul 04.00 Wita,” terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Dijelaskan bahwa korban sempat terlihat duduk di pinggir sungai kurang lebih pukul 03.30 Wita, dan 1 jam kemudian berjala di pinggir sungai, tiba-tiba terpeleset.
Warga sempat melakukan pencarian di seputaran lokasi, namun tak memberikan hasil. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Denpasar Selatan. “Tim sudah bergerak dari kantor pukul 07.00 Wita berjumlah 7 orang menuju Taman Pancing,”
Awalnya pencarian menggunakan Aqua Eye (deteksi bawah air), karena tidak ada ditemukan tanda-tanda korban maka tim SAR gabungan turun ke sungai menggunakan rafting. “Penyisiran juga menggunakan jangkar, dan sampai saat ini pencarian masih berlangsung,” terangnya.
Akhirnya, korban atas nama Mohammad Arifin (27) pada pukul 09.45 Wita ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.Diketahui korban merupakan warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
“Berjarak 15 meter korban ditemukan oleh tim SAR gabungan,” terang Ketut Wirajaya, selaku koordinator lapangan. “Basarnas ada 1 unit perahu rafting, Samapta Polda Bali 1 unit rubber boat dan 1 buah rubber boat dari Brimob Polda Bali,” jelasnya.
Setelah terevakuasi, selanjutnya jenasah dibawa ke RSUP Prof. Ngurah dengan menggunakan ambulance Yayasan Nurul Hidayah Glogor Carik. Unsur SAR yang terlibat diantaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Sat Brimob Polda Bali, Ditsamapta Polda Bali, Polairud Polresta Denpasar, Polsek Denpasar Selatan, Yayasan Nurul Hidayah Glogor Carik, Babinsa Desa Pemogan, Potensi SAR BSC, Potensi SAR Bali Rescue, kerabat korban serta masyarakat setempat. BWN-04






























