Ratusan Karya Inovatif Dipamerkan Pada Prasad Fest 2023

Iklan Home Page

Jimbaran, baliwakenews.com

SD No. 12 Jimbaran, untuk pertama kali menggelar gelar karya event 2023 atau pameran, dengan menampilkan ratusan karya inovatif dari siswa di sekolah setempat. Gelar karya ini, merupakan rangkaian kegiatan Prasada Fest 2023 yang telah dimulai pada Selasa 6 Juni 2203. Prasada Fest ini, digelar selama tiga hari dari 6 – 8 Juni 2023.

Kepala SD No. 12 Jimbaran, Wayan Suyasa mengatakan, untuk kegiatan di hari kedua, Rabu 7 Juni 2023, Prasada Fest ini lebih fokus pada kegiatan pameran atau gelar karya kelas 1 sampai kelas 4. Yang mana pada Gelar Karya ini, siswa menampilkan hasil karyanya selama satu tahun mereka belajar. “Pada Gelar Karya ini, ratusan karya siswa dipamerkan. Karena memang di kurikulum Merdeka itu, ada yang namanya kegiatan gelar karya, sesuai dengan tema-tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5),” kata Suyasa Rabu 7 Juni 2023.

Baca Juga:  Stikes Advaita Medika Tabanan Laksanakan Pengukuhan Profesi Ners, dan Wisuda PS D3 Kebidanan

Selain gelar karya kata dia, Prasada Fest ini juga diisi dengan kegiatan aksi, berupa pentas seni, dengan menampilkan kreativitas siswa.  Yang mana, apa yang ditampilkan ini, merupakan apa yang telah dipelajari mereka selama setahun terakhir. Untuk persiapan kegiatan Persada Fes ini, sudah dipersiapkan kurang lebih sejak 6 bulan. Pada momen kenaikan kelas tahun ini, justru pihaknya lebih memfokuskan menggelar kegiatan gelar karya seperti ini.

“Untuk pentas seni, siswa sebelumnya belajar dari kegiatan ekstrakurikuler. Seperti misalnya pentas tari, mereka sebelumnya telah mengikuti ekstra tari. Inilah moment mereka bisa menampilkan apa yang telah dipelajari. Selebihnya, untuk tari-tari modern, mereka kreasikan sendiri, belajar di rumah, namun dalam pementasan tetap memperhatikan pakem dan aturan aturan yang masih dalam tahap kewajaran,” ucapnya.

Baca Juga:  SMP Negeri 3 Kediri Tabanan Wisata Edukasi ke Pembuatan Garam Tradisional Kusamba

Meski Prasada Fest ini merupakan kegiatan pertama kali, namun kata Suyasa, ternyata antusias siswa dalam menampilkan kemampuan mereka sangat luar biasa. Tentu ini juga sebagai ajang untuk memberikan ruang berekspresi bagi siswa. “Antusias siswa sangat bagus, apalagi ini menjadi kegiatan pertama kali, terutama SD No 12 Jimbaran yang menjadi sekolah penggerak. Siswa terlihat antusias menampilkan segala kemampuan mereka dalam kegiatan ini,” bebernya

Lebih lanjut ia menyampaikan kalau gelar karya ini menampilkan semua karya kreativitas siswa. Bahkan ia mengaku, tidak hanya fokus pada siswa yang berprestasi saja. Namun semua siswa dirangkul, dan apapun karya mereka, semua dipamerkan pada kegiatan ini.

Baca Juga:  Nyoman Merta, Doktor Pertama Ilmu Komunikasi Hindu

“Apapun karya siswa, wajib diapresiasi. Karena itu adalah bentuk dari upaya untuk menggali potensi mereka. Karena di kurikulum merdeka ini, terjadi perubahan paradigma, yang dulunya pembelajaran berpusat pada guru, namun sekarang pembelajaran berpusat pada siswa,” ujarnya.

Ia kembali menyampaikan kalau dalam kurikulum merdeka, lebih mengoptimalkan pembelajaran yang berdiferensiasi. Dimana dalam hal ini, guru bertugas menggali karakteristik siswa, kemudian guru menganalisis seperti apa gaya belajar siswa itu. Sehingga nanti bisa dipolakan dalam proses pembelajaran. “Dengan sistem seperti ini, sehingga bisa mengakomodir semua gaya belajar siswa,” ucapnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR