Denpasar, baliwakenews.com
Tabrakan maut antara mobil Toyota Avanza dengan sepeda motor yang menewaskan dua orang di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, masih diselidiki aparat Satlantas Polresta Denpasar. Polisi belum menentukan kasus hukum pengemudi mobil yang diduga berkendara dalam kondisi mabuk.
Kanit Laka Satlantas Polresta Denpasar Iptu I Wayan Sumardiana mengatakan, sopir mobil bernama Rian belum bisa dimintai keterangan. Pria asal Jakarta itu masih dirawat di rumah sakit. “Setelah kondisinya membaik dan bisa diperiksa, kami akan meminta keterangannya. Setelah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi, kami baru bisa menentukan status sopir mobil,” katanya, Rabu (5/10).
Sedangkan salah seorang penumpang mobil Toyota Avanza yang tewas dan sempat tidak diketahui identitasnya telah diambil jasadnya oleh pihak keluarga. “Nanti saya cek identitasnya. Saya masih ada giat di lapangan, datanya masih ada di kantor,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, diduga mengemudi dalam keadaan mabuk, mobil Toyota Avanza menghantam sepeda motor di Jalan Bypass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan, Selasa (4/10) dini hari. Dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas itu, menyebabkan dua orang tewas.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, kecelakaan maut itu berawal saat mobil Toyota Avanza warna putih bernomor polisi B 1278 UZA yang dikemudikan Rian melintas dari arah utara ke selatan. Saat itu situasi jalan sepi. “Kejadiannya sekitar pukul 03.30. Mobil melaju dengan kecepatan tinggi,” katanya.
Mobil yang dikemudikan Rian membawa tiga orang penumpang. Yaitu, Herkulanus, Suto Wijaya dan seorang pria yang belum diketahui identitasnya. “Saat itu diduga kuat pengemudi mobil mabuk,” kata Sukadi.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil Toyota Avanza menghantam sepeda motor Yamaha N-Max warna merah marun DK 5294 ADJ yang melaju di depannya. “Motor dikendarai oleh Julkarnaen (38). Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan melaju beriringan,” imbuh Sukadi.
Mobil yang dikendarai pria asal Jakarta itu oleng usai menghantam motor. Mobil lantas menyeruduk pelinggih dan toko di lokasi kejadian. Sementara motor terlempar ke arah kiri. “Dua orang di mobil tewas. Mereka adalah Suto Wijaya dan pria yang tidak membawa identitas. Sedangkan pengemudi mobil Rian dan seorang penumpang Herkulanus mengalami patah tangan kanan,” katanya. BWN-01





























