Mangupura, baliwakenews.com
Putu Trisna Wibawa (23) yang sempat dirawat di RSJ Bangli usai mengamuk dan menusuk pengendara motor di Simpang Empat Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Mangupura, kembali berulah. Dia kembali mengamuk di wilayah Pedungan, Denpasar Selatan, Bali.
Informasi dihimpun, Putu Trisna dikabarkan terlibat keributan di Jalan Bangka, Pedungan, Denpasar Selatan. Dan aksinya itu sempat direkam oleh salah seorang warga, Senin (3/10). “Dia mencabut kuku-kuku patung di pelinggih yang ada di pertigaan Jalan Pulau Bangka-Pulau Bungin. Kemudian aksinya dilarang warga, pria asal Pemogan, Densel itu akhirnya ngamuk dan ribut,” kata sumber petugas, Selasa (4/10).
Tak hanya itu, sebelumnya Putu Trisna sempat diamankan Satpol PP di Sibetan, Bebandem, Karangasem pada Sabtu (1/10). Warga yang melihatnya segera melapor ke Polsek Bebandem karena ditakutkan melakukan tindakan yang membahayakan. Setelah itu Polsek Bebandem berkoordinasi dengan Satpol PP Karangasem untuk mengamankannya, kemudian dikembalikan ke orang tuanya. “Dia dikabarkan juga dikabarkan berkeliaran di Kuta pada Minggu (2/10), dan bertindak seperti orang kesurupan di pinggir jalan,” tegasnya.
Sementara terkait proses hukum Putu Trisna di Polsek Kuta Utara usai menusuk seorang pemotor, masih dilakukan penyelidikan oleh polisi. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Amir mengatakan, hasil visum atau observasi dari RSJ Bangli sudah keluar. Dan pihaknya akan secepatnya melakukan gelar perkara. “Mungkin dalam minggu ini,” ujarnya.
Ketika disinggung mengenai hasil visum atau observasi tersebut, Amir enggan membeberkan lebih lanjut. “Kami tidak bisa memberitahu karena berkaitan dengan rekam medis dan merupakan privasi,” imbuhnya.
Namun menurut Amir, gelar perkara yang akan dilakukan itu, untuk menentukan status kasus tersebut naik ke penyidikan atau tidak. “Tentunya, hasil visum atau observasi menjadi faktor penentu. Nanti setelah gelar perkara dan sudah diputuskan hasilnya, akan kami sampaikan,” tegasnya. BWN-01
































