Denpasar, baliwakenews.com
Seakan tak jera masuk penjara, I Putu Purnama Putra (23) kembali melakukan aksi kejahatan. Mantan napi kasus penganiayaan ini, malah semakin menjadi-jadi. Dia malah mencuri 27 motor di wilayah Denpasar. “Aksinya dilakukan sejak 3 bulan lalu. Motor hasil curiannya dijual melalui media sosial yakni Facebook atas nama “Putra Yasa”. Hasil kejahatannya dipakai main judi dan foya-foya,” kata Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikhael Hutabarat, Rabu 23 Maret 2021.
Menurut AKBP Bambang, tersangka dibekuk di seputaran Jalan Surapati, Denpasar, Kamis 17 Maret 2022. Karena melakukan perlawanan, pria yang beralamat di Jalan Hayam Wuruk, Sumerta Kauh, Denpasar Timur itu lantas ditembak polisi. “Tersangka diburu berdasarkan laporan para korbannya. Selama tiga bulan ini, tersangka menggasak 21 motor. Anggota kami memberikan tindakan tegas dengan melumpuhkan tersangka. Dia mencoba kabur saat ditangkap, anggota kami lantas menembak kaki kirinya,” kata
Saat melakukan aksinya seorang diri, tersangka menggunakan kunci palsu. Dia mencari sasaran di lokasi parkiran atau tempat kos. Motor hasil curiannya itu, lantas dijual melalui akun Facebooknya bernama “PUTRA YASA”. “Tersangka menjual motor curiannya, kisaran Rp 1,2 juta hingg Rp 1,5 juta. Uang hasil penjualannya dipakai makan dan foya-foya,” ucap Bambang, Rabu (23/3).
Menurut Bambang, tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari salah satu korbannya yang bernama Hironimus (26). Korban yang tinggal di wilayah Canggu, Kuta Utara itu kehilangan motor di parkiran Jalan Gadung No. 9, Denpasar, Senin 14 Pebruari 2022, sekitar pukul 22.00. “Korban kehilangan motor Yamaha Jupiter MX. Saat menaruh motor, korban mengaku telah mengunci stang,” kata mantan Kapolres Sidoharjo, Jatim itu.
Hasil penyelidikan polisi, indentitas diketahui. Hampir dua bulan melakukan pengejaran, tersangka kemudian ditangkap di kawasan Jalan Surapati. “Dari pengakuan tersangka, pencurian motor hanya dilakukan di wilayah Denpasar. 14 kali di wilayah Denpasar Timur, 6 kali di Denpasar Selatan dan sekali di Denpasar Barat. Jadi total 21 lokasi. Masih kami dalami lagi,” tegasnya. BWN-01

































