Perekonomian Terus Memburuk, Jangan Sampai Chaos

Iklan Home Page

Denpasar,baliwakenews.com

Tak terbendungnya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), berdampak pada sektor ekonomi yang makin terpuruk. Pengamat ekonomi, Prof. Gede Sri Darma,ST., MM, D.B.A., Sabtu (23/5) di kediamannya, Renon Denpasar, mengatakan banyak sektor ekonomi mikro seperti pedagang kecil yang mulai tutup akibat menurunnya daya beli masyarakat.

Kondisi ekonomi dikatakan semakin mengkhawatirkan, namun pria yang paling awal mengusulkan dilakukan ‘lock down’ tersebut tetap menyarankan protokol kesehatan yang harus dikedepankan. “Nyawa lebih penting dari ekonomi. Jadi semua masyarakat harus lebih peduli dan mengikuti protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tegas Direktur Undiknas Graduate School (UGS) tersebut.

Baca Juga:  Desa Lebih Menuju Destinasi Wisata Ramah Perempuan dan Anak, Universitas Warmadewa Hadirkan Edukasi dan Pelatihan

Dikatakan, banyak masyarakat yang masih ‘meboye’ dan menyepelekan aturan menjaga jarak dan memakai masker bila keluar rumah. Hal tersebut lah yang membuat penyebaran Corona belum dapat dibendung. “Sebelum ditemukan vaksin untuk Corona, kita harus tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan. Sambil kita perlahan melakukan gerakan ekonomi,” papar pria asal Klungkung tersebut.

Sebelumnya Sri Darma mengatakan untuk memulihkan ekonomi Indonesia membutuhkan waktu sekitar 6 bulan. Namun melihat perkembangan Covid-19 yang masih belum bisa teratasi, ia pesimis dan memprediksi dibutuhkan waktu lebih dari setahun untuk pemulihan perekonomian.

Baca Juga:  Jadi Penyangga Zona Hijau, Vaksinasi Massal di Kelurahan Renon

Dikatakan urusan ekonomi adalah urusan negara, karena negara harus bertanggung jawab hadir di tengah- tengah masyarakat yang patut dibantu, selesai juga ada lembaga- lembaga yang memiliki kemampuan lebih. “Yang saya khawatir adalah ketika perusahaan besar sudah roboh, kemudian UMKM juga roboh maka perekonomian berada di titik nol dan bisa terjadi ceos. Makanya sekarang perekonomian mulai digerakkan perlahan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tandasnya.

Baca Juga:  PKM Unwar Ciptakan Produk Inovasi Pada Pokdakan Mina Anakan Jepun

Ditegaskan agar masyarakat mulai hidup normal baru yaitu hidup normal tapi dengan membiasakan diri dengan protokol kesehatan menjaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan dan tidak keluar rumah bila tidak penting sekali. Dengan demikian perekonomian dapat mulai digerakkan, meski sangat perlahan.BW-09

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR