Kutuh, baliwakenews.com
Suasana kunjungan wistawan domestik ke DTW Pantai Pandawa terus mulai meningkat sejak awal dilalukan pembukaan destinasi wisata oleh pemerintah. Bahkan saat weekend yakni Sabtu-Minggu kunjungan meningkat tajam walaupun belum seramai sebelum terjadinya wabah covid 19. Selain wisatawan domestik, pengelola juga sudah siap menyambut kunjungan turis mancanegara. Selain kesiapan protokol kesehatan yang sudah dilakukan sejak lama, kawasan yang terkenal di nusantara dan mancanegara ini juga kini dilengkapi aplikasi PeduliLindungi.
Menurut Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan Pantai Pandawa Wayan Duarta, sejak destinasi wisata dinyatakan dibuka, kunjungan wisatawan ke sejumlah Objek Wisata Pantai Pandawa memang mulai menggeliat. Pihaknya kata Duarta memang sudah melakukan persiapan sebelumnya destinasi dibuka. “Karenanya Begitu dibuka kami sudah siap menyambut pengunjung sudah datang. Walau tidak terlalu ramai. Namun untuk Sabtu-Minggu sudah sekitar 1000 an,” papar Duarta.
Pihaknya juga menyambut positif rencana pembukaan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai. Dia berharap perlahan kunjungan akan kembali meningkat seiring datangnya turis mancangera ini. Sebab pihaknya juga memiliki spot-spot untuk pangsa pasar wisatawan mancanegera. Memang diakuinya kemungkinan dampak langsung belum akan langsung terasa. Meski demikian dia melihat sisi positif dari dibukanya penerbangan internasional ini lebih kepada untuk meyakinkan dunia internasional kalau Bali dan Indonesia sudah siap untuk dikunjungi turis dari luar. “Saya melihat lebih kepada penyampaian ke dunia internasional kalau kita sudah siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara,” ujarnya. Selain itu juga memberikan kepastian kepada masyarakat yang lama menunggu agar penerbangan internasional dibuka.
Terkait kesiapan menyambut wisman, Duarta menegaskan Pantai Pandawa sudah sangat siap. Baik terkait penerapan prokes maupun fasilitas lainnya. Termasuk juga pemberlakukan aplikasi Peduli Lindungi. Dimana begitu wisatawan tiba selain wajib pakai masker juga akan dicek suhunya, serta diarahkan menmanfaatkan aplikasi pedulilindungi. Pihaknya juga melakukan arahan untuk mencegah kerumunan mengingat bentangan Pantai Pandawa cukup luas.
Untuk membuat pengunjung betah seharian pihaknya juga terus melakuan inovasi dan penataan spot-spot baru. Seperti ada tebing kembar di sisi barat, kawasan terumhu karang, pantai timbis serta areal Gunung Payung. Dengan hanya merogoh kocek tiket Rp 8000 pengunjung bisa berlama-lama di Pantai Pandawa. “Kami juga menfaktifkan kembali wisata keliling menggunakan Shuttel Bus untuk melihat kawasan Pandawa yang cukup luas dengan menyiapkan tiket tambahan hanya Rp 10.000 per orang,” ujarnya sembari menambahkan di Pantai Pandawa juga ada atraksi yang menjadi trade mark yaitu bermain kano dengan suasana ombak yang sangat tenang. Untuk permainan ini pengunjung cukup membayar Rp 50 ribu bisa bermain kano sepuasnya.
Atraksi yang cukup unik dan mendebarkan kata Duart yang juga bisa dinikmati pengunjung yakni bermain paraglading. Untuk permainan ini memang biayanya agak mahal dimana saat sebeluk pandemi di atas Rp 1 juta. Namun karena situasi pandemi disiapkan harga.khusus hanya Rp 600 ribu. “Bagi yang pertama terbang tidak usah takut karena bisa terbang berdua atau tandem dengan pemandu,” ujarnya.
Dengan berbagai aktifitas tersebut pihaknya berkeinginan menjadikan Pandawa one stop Destination. Dimana pengunjung bisa seharin menikmati berbagai kegiatan sembari menikmari indahnya panorama yang ada. “Yang juga sekarang banyak diminari yaitu wisata edukasi dari kalangan perguruan tinggi dan pemerintahan,” ungkapnya. BWN-04

































