Mangupura, baliwakenews.com
Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kelurahan (Muslur) Partai Golkar Kabupaten Badung berlanjut ke Kecamatan Kuta Utara. Dalam Musdes dan Muslur di Kecamatan Kuta Utara, kebanyakan diisi wajah-wajah baru di struktur Pimpinan Desa (PD). Banyak kaum milenial kini memegang kepemimpinan Partai Golkar di tingkat desa tersebut. Dalam Musdes serta Muslur, Senin (22/3) tersebut dibuka oleh Ketua DPD Golkar Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa, SH serta sejumlah Fraksi Partai Golkar DPRD Badung dan Ketua Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kuta Utara, I Gede Suraharja.
Wayan Suyasa mengatakan, pihaknya mengepresiasi atas pelaksanaan Musdes dan Muslur di Kecamatan Kuta Utara ini. “Saya melihat pengurus PD di Kecamatan Kuta Utara mayoritas kaum milenial dan berpendidikan. Kita harapkan kaum milenial ini bisa belajar untuk berorganisasi dan mendapat hal positif dalam berorganisasi politik ini. Jangan merasa canggung dan takut kita berada dalam kegiatan organisasi politis,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, mari belajar bersama tidak ada yang lebih pintar berpolitik, mungkin yang membedakan masuk jalur politik duluan dan belakangan. “Kita sudah melaksanakan Munas, Musda Provinsi , Musda Kabupaten, Muscam dan kita kita sudah sampai pada Musdes atau Muslur yang difasilitasi oleh Pimpinan Kecamatan Kuta Utara. Kita adalah organisasi politik , organisasi politik adalah organisasi sosial bukan organisasi usaha. Dalam organisasi politik pasti ada kepentingan yang ingin dicapai yakni mencapai kekuasaan. Dan saya banga idialis ediologi Partai Golkar di Kuta Utara masih bagus dengan terbukti adanya regenerasi pengurus partai di tingkat bawah,”paparnya.
Politisi asal Desa Penarungan ini mengatakan, dengan semakin banyaknya berbagai generasi yang kini masuk Partai Golkar, pihaknya pun semakin bersemangat dalam membesarkan Partai Golkar dan merebut kekuasaan di Badung di tahun 2024. “Setiap zaman ada orangnya, setiap orang punya masanya, Bupati akan berakhir dalam dua periode,untuk itulah, saat ini Partai Golkar merebut kekuasan tersebut di tahun 2024. Kami berharap untuk semua kader dan pengurus bersama-sama berjuang untuk mencapai tujuan itu. Perjuangan tidak bisa sendiri, tidak bisa berjuang tanpa bantuan kader serta pengurus semua ini. Mari kita selalu bergandengan tangan siapapun nanti yang dimunculkan untuk maju di tahun 2024 baik dalam Pileg maupun Pilkada mari kita dukung sehingga kursi DPRD di Dapil Kuta Utara bisa meningkat,”tegasnya.
Sementara Ketua PK Kecamatan Kuta Utara, Gede Suraharja mengungkapkan, dalam rangkan Musde dan Muskel ini dilaksanakan karena masa jabatan pengurus pimpinan desa di seluruh Kecamatan sudah usai, jadi perlu dibentuk pengurus baru lagi yakni di Desa Tibubeneng, Desa Dalung, Desa Canggu, Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kaja dan Kelurahan Kerobokan Kelod. “Dipilih kaum milenial untuk di jajaran PD Partai Golkar Kuta Utara, bagian dari regenerasi. Dulu orang tua mereka adalah tokoh dan kader golkar sekarang anak-anak beliau yang menggantikan ikut berorganisasi di Partai Golkar ini. Kami optima kursi di legislatif bisa bertambah di tahun 2024 mendatang dengan adanya dukungan dari kaum milenial ini,”katanya. BWN-Rilis Golkar Badung































