Kutsel, baliwakenews.com
LPD Bualu menyerahkan dana pembangunan untuk desa adat sebesar Rp 1,2 miliar atau 20% dari pencapaian laba untuk tahun buku 2020. Selain dana pembangunan, LPD yang mampu bertumbuh di tengah pandemi ini juga memberikan dana sosial kepada 8 banjar adat masing-masing Rp 25 juta setiap banjar. Termasuk juga menyerahkan Punia kepada semua Pemangku dan Serati Desa Adat Bualu.Penyerahan dana dan punia ini dilaksanakan di sela penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) 2020, Rabu (3/3). Hadir dalam acara ini jajaran pengurus LPD dan Prajuru Desa Adat Bualu beserta undangan lainnya.
Meski dalam kondisi Pandemi Laba LPD dengan moto “dekat di desa dekat di hati ini masih mengalami pertumbuhan laba walaupun belum sesuai dengan yang ditargetkan. Dimana Laba Pada LPJ LPD Desa Adat Bualu tahun buku 2020 berhasil diraih sebesar Rp 6,1 miliar. Kondisi ini menunjukkan, walau pandemi belum berakhir, Pengurus LPD Desa Adat Bualu mampu mencapai kinerja yang positif karena tetap membukukan pendapatan hingga miliaran Rupiah.
Kepala LPD Desa Adat Bualu, I Made Astika, SE, didampingi Penyarikan I Made Widana, SH, MH dan Petengen I Made Sujana, SE, di sela-sela kegiatan mengaku bersyukur, walau dalam siatusi pandemi covid-19 yang mengakibatkan terjadinya penurunan laba yang ditargetkan, pihaknya masih bisa bertumbuh, sehingga bisa tetap menyalurkan 20 persen laba untuk mendukung pembangunan di desa adat. Selain dana pembangunan, pihaknya di LPD Bualu juga memberikan dana sosial kepada 8 banjar adat masing-masing Rp 25 juta setiap banjar. Termasuk juga menyerahkan Punia kepada semua Pemangku dan Serati Desa Adat Bualu. Astika mengaku bersyukur berkat dukungan prajuru desa adat Bualu dan Krama sampai hari ini LPD Bualu masih bisa bertahan di tengah pandemi cukup panjang ini.
Di sisi lain LPD Bualu selama pandemi juga sudah memberikan kemudahan berupa pemberian bahan pokok dan relaksasi kredit untuk krama. Bukan itu saja, lanjut Astika, LPD Bualu juga tetap mengutamakan pelayanan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan memberikan fasilitas kredit rumah Wisma Idaman hati. Dimana pembiayaan rumah ini bersumber dari LPD dengan nama kredit Wisma Idaman hati kepada masyarakat desa adat setempat senilai Rp 50 juta sampai Rp 1 miliar. Hngga saat ini total kredit Wisma Idaman hati sebanyak 884 unit rumah. “Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, sehingga dengan berbagai upaya dan terobosan yang terus digenjot ini bisa melakukan pemulihan ke depan,” harap Astika.
Di bagian lain dia menegaskan keberhasilan bertahan bahkan tumbuh di tengah pandemi bukan hanya karena peran pengurus LPD tapi berkat loyatitas masyarakat dalam menggunakan jasa-jasa LPD. Karenanya dia mengajak agar masyarakat lebih berperan aktif dalam mendukung perkembangan LPD bualu ke depannya. Bendesa Desa Adat Bualu, I Wayan Mudita, SH, memberikan apresiasi atas kontribusi LPD Bualu berupa dana sosial dan pembangunan kepada desa adat. Dia juga mengapresiasi kinerja LPD yang sudah berjalan dengan baik walaupun ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan ditingkatkan karena siatuasi pandemi ini. “Melihat kinerja LPD bisa terealisasi dengan baik. Meskipun masih ada hal-hal yang harus dibenahi karena pandemi. Hingga saat ini LPD Bualu masih kategori sehat. Kepada pengurus LPD tetap semangat,” pungkasnya. BWN-04

































