58 Lifeguard Jadi Prioritas Badung, Pengamanan Pantai Diperkuat Mulai 2027

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com


Pengamanan kawasan pantai di Kabupaten Badung akan diperkuat dengan penambahan 58 personel lifeguard pada 2027. Penambahan tenaga penyelamat ini menjadi kebutuhan penting mengingat luasnya wilayah pantai yang harus diawasi, sementara jumlah personel yang tersedia saat ini masih belum ideal.


Kepala UPTD Badung Lifeguard Kuta, Wayan Somer, mengatakan usulan penambahan 58 personel tersebut telah mendapat restu Bupati Badung. Namun, realisasinya masih bergantung pada kesiapan anggaran dan mekanisme perekrutan yang akan dilakukan pemerintah.
“Target yang dipenuhi itu di tahun 2027. Mudah-mudahan tahun 2027 ini sudah terkejar,” ujar Somer, Jumat (14/8/2026)


Tambahan 58 personel tersebut merupakan usulan bersama UPTD Badung Lifeguard Kuta dan UPTD Kuta Selatan. Dari jumlah itu, porsi lebih banyak nantinya diarahkan ke UPTD Kuta karena memiliki wilayah pengawasan pantai yang sangat luas.


Wilayah tersebut membentang mulai dari Pantai Jerman hingga perbatasan Badung dengan Tabanan. Kondisi ini membuat kebutuhan tenaga penyelamat menjadi semakin besar untuk memastikan seluruh kawasan pantai tetap berada dalam jangkauan pengawasan.

Baca Juga:  Penyerahan Santunan Pensiun dan Dana Kematian bagi Anggota KORPRI Pemkab Badung


“Untuk 58 itu dibagi dua UPTD, UPTD Kuta Selatan dan UPTD Kuta. Lebih banyak nanti kita akan tempatkan di UPTD Kuta karena luasnya Pantai Kuta dari Pantai Jerman sampai perbatasan Badung dengan Tabanan sangat luar biasa yang harus dijaga anggota kami di lapangan,” jelasnya.


Saat ini, UPTD Badung Lifeguard Kuta memiliki 93 anggota yang ditempatkan di 16 pos. Jumlah tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan ideal masing-masing pos, terutama untuk menerapkan sistem penjagaan dua sif secara optimal.


Somer menyebut, idealnya setiap pos memiliki 7–8 anggota. Namun, di lapangan masih terdapat pos yang hanya diperkuat 2–5 personel. Kondisi tersebut membuat anggota harus saling menggantikan untuk memenuhi jadwal penjagaan.


Kekurangan personel ini sekaligus menjadi alasan utama pengajuan tambahan 58 lifeguard. Dengan tambahan tenaga tersebut, beban anggota di lapangan diharapkan berkurang dan pola penjagaan dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga:  Kembangkan Kawasan The Nusa Dua, ITDC dan Plataran Sepakati Kerjasama


“Astungkara Bapak Bupati merestui permohonan sebanyak 58 orang ini. Kami sekarang melihat kembali ke bagian penganggaran. Kalau memang anggarannya mencukupi untuk perekrutan tenaga, apakah melalui outsourcing, mudah-mudahan bisa direalisasikan,” katanya.
Sambil menunggu pemenuhan kebutuhan personel pada 2027, penguatan Badung Lifeguard pada 2026 lebih diarahkan pada penyediaan peralatan penyelamatan.


Menurut Somer, jumlah personel yang memadai harus diimbangi dengan peralatan yang mampu mempercepat penjangkauan dan evakuasi korban. Sebab, penyelamatan di laut tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik petugas, tetapi juga dukungan teknologi dan peralatan yang sesuai.


“Di tahun 2026 ini lebih banyak pemerintah memperhatikan alat-alat. Karena tanpa alat-alat itu kami tidak bisa berbuat banyak. Kalau mengandalkan tenaga untuk masuk menyelamatkan orang, tentunya berpengaruh pada umur dan faktor kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lawatan ke Vietnam, PWI Bahas Tantangan Media dengan VJA


Kemampuan berenang tetap menjadi kompetensi dasar bagi setiap anggota Badung Lifeguard. Namun, dengan luasnya kawasan pengawasan serta faktor usia dan kondisi fisik anggota, kemampuan tersebut kini dikombinasikan dengan penggunaan peralatan bermesin.


Jetski dan boat karet menjadi bagian dari peralatan yang digunakan untuk mendukung operasi penyelamatan. Pelatihan pengoperasian kedua peralatan tersebut juga telah dilakukan sejak bulan sebelumnya, termasuk melalui pelatihan di Pantai Kuta dan Pantai Suluban.


Penggunaan peralatan tersebut diharapkan dapat mempercepat petugas menjangkau korban sekaligus mengurangi risiko yang harus dihadapi lifeguard ketika melakukan penyelamatan.


“Dasar kita tetap renang. Tetapi mengingat umur anggota sudah lewat, tentunya fisik itu berpengaruh. Makanya sekarang kami kolaborasikan kemampuan renang dengan alat-alat mesin,” tegasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR