Wawancara dengan Media Belanda Viral di Indonesia, Johnny Jansen Angkat Bicara

Iklan Home Page

Gianyar, baliwakenews.com

Pada awal tahun 2026 ini, pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen menjadi perbincangan di sepak bola Indonesia lantaran hasil wawancaranya dengan media asal Belanda. Media negara kelahiran Johnny Jansen tersebut melakukan wawancara dengan pelatih 50 tahun ini terkait kepelatihannya di Bali United.

Satu pembahasan yang kemudian menjadi ramai adalah perihal talent scouting atau pemilihan pemain yang terjadi di Indonesia, termasuk Bali United.

Dari hasil wawancara Inilah, banyak media sosial yang menyadurnya dengan salah tafsir. Johnny Jansen menilai konteks dari hasil wawancaranya tersebut tidak benar.

“Saya melihat bahwa apa yang disampaikan media di sini telah disalah artikan perihal hasil wawancara saya dengan media Belanda. Saya respek dengan owner, manajemen dan tim pelatih di tim saya, dimana kami memiliki rencana jangka panjang dalam membangun tim ini menjadi lebih baik,” ungkap Coach Johnny, Selasa 6 Januari 2026.

Baca Juga:  Puluhan Aliansi R4 Datangi Dewan, Mengadukan Nasib Tidak Masuk PPPK

Menurutnya,metode yang selama ini diterapkan tidak sepenuhnya salah, melainkan secara bertahap harus ada yang diperbaiki demi kemajuan sepak bola di Indonesia.

Coach Johnny pun juga memberikan kesempatan para pemain akademi dan tim Youth mulai dari U16 untuk berlatih di tim utama Bali United.

“Bagaimana kami mengembangkan klub ini dengan membawa pemain berusia 16 tahun berlatih di tim senior. Tapi orang-orang tidak pernah melihatnya. Ada kesalahan konteks, bukan karena sistem perekrutan pemain di sini jelek, tetapi bagaimana caranya bisa memperbaiki metode yang ada,” jelas Coach Johnny.

Baca Juga:  Sah, Bali United Juara Musim 2021/2022  

“Kadang ada hal yang diambil atau dipotong sehingga orang-orang justru tidak mengetahui konteks yang sebenarnya,” tambah mantan arsitek SC Heerenveen dan PEC Zwolle ini.

Semua ini dilakukan agar program pengembangan pemain di Bali United tepat sasaran, selain daripada program yang telah dirancang bersama tim kepelatihan akademi Bali United.

Sehingga pemilihan pemain di kemudian hari juga menjadi lebih mudah dengan memperhatikan akademi binaan dari Bali United itu sendiri.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Ke-238 Kota Denpasar, 95 Atlet Wushu Bertarung di Walikota Cup XVI 2026

Pelatih asal Belanda ini juga menegaskan bahwa komentarnya soal talent scouting tersebut tidak menyatakan bahwa salah, tetapi perlu perbaikan untuk menjadi lebih bagus.

Sehingga ada kesalahan dalam penafsiran dari perkataan yang disampaikan saat diwawancara oleh salah satu media Belanda tersebut.

“Saya selalu berkomunikasi dengan owner, dan manajemen serta direktur teknik perihal pengembangan pemain di tim ini agar terus berkembang dan semakin matang menuju jenjang profesional di kemudian hari,” terang mantan pelatih Eliano Reijnders ini. BWN-06

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR