Puluhan Aliansi R4 Datangi Dewan, Mengadukan Nasib Tidak Masuk PPPK

Iklan Home Page

Singaraja, baliwakenews.com

Puluhan Tenaga Kontrak yang masuk dalam kategori R4, Selasa 1 Juli 2025 mendatangi gedung DPRD Buleleng. Mereka mengadukan nasib lantaran tidak lulus dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kehadiran puluhan tenaga kontrak yang tergabung dalam aliansi R4 ini didampingi oleh Pentolan LSM di Buleleng, Gede Anggastia dan diterima Wakil Ketua DPRD Buleleng, Nyoman Wandira Adi beserta beberapa anggota Dewan lainnya. Ada sebanyak 25 perwakilan tenaga kontrak yang mengadukan nasib mereka ke gedung dewan Buleleng.

Dalam pertemuan tersebut, para pegawai kontrak menyampaikan aspirasi serta rasa kecewa mereka atas hasil seleksi PPPK yang dianggap belum mempertimbangkan masa pengabdian dan kondisi riil di lapangan. Mereka juga menyoroti wacana kebijakan baru terkait pengurangan persentase gaji yang bersumber dari Dana BOS, yang dinilai semakin membebani pegawai kontrak, khususnya tenaga Tata Usaha di sekolah.

Baca Juga:  Diklatcab HIPMI Buleleng Jadi “Mesin Baru” Wirausaha, Dorong Ekonomi Daerah Lebih Kompetitif

“Kami telah bekerja belasan tahun, mengikuti seluruh tahapan seleksi, namun tetap dinyatakan tidak lulus tanpa pertimbangan masa kerja. Formasi yang tersedia pun sudah diisi oleh peserta tahap sebelumnya,” ujar Ketut Sugiana, perwakilan dari Dinas PUPR.

Kami juga berharap masih bisa diperkerjakan di Dinas atau OPD masing-masing di Pemkab Buleleng dan mohon untuk di perjuangkan agar bisa lulus PPPK.

Baca Juga:  Upaya Pelestarian Budaya Lokal, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV bersama Dinas Kebudayaan Buleleng Sosialisasikan Hasil Riset Wayang Wong Tejakula

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Buleleng menyampaikan apresiasi atas aspirasi yang disampaikan oleh para pegawai kontrak. Ia menegaskan komitmen DPRD untuk segera menindaklanjuti hal ini melalui koordinasi lintas sektor.

“Permasalahan ini sudah kami terima dari berbagai pihak. DPRD Buleleng akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait, Bupati Buleleng, dan juga menyampaikan persoalan ini ke Kementerian PAN-RB. Kami ingin ada solusi yang adil dan berpihak kepada pegawai kontrak yang telah mengabdi puluhan tahun,” ujar Wandira Adi.

Baca Juga:  Soroti Isu Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Komisi VIII DPR RI Tinjau SMAN dan SMKN Bali Mandara

DPRD Buleleng juga meminta kepada koordinator Aliansi R4 untuk menyerahkan data valid dan terperinci mengenai jumlah pegawai yang termasuk dalam kategori R4, guna menjadi dasar data yang akan dibawa ke pemerintah pusat.

DPRD Buleleng memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat, termasuk para tenaga kontrak daerah, akan diperjuangkan secara maksimal demi keadilan dan keberlanjutan layanan publik di Kabupaten Buleleng. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR