Warmadewa 1st Coffee Festival 2023, Mendorong Petani dan UMKM Bertumbuh

Denpasar, baliwakenews.com

Dalam rangka Dies Natalis ke-39, Universitas Warmadewa menggelar Warmadewa 1st Coffee Festival 2023 di Area Kampus Warmadewa, Jumat 15 September 2023. Festival yang menghadirkan 12 tenant binaan Warmadewa ini merupakan festival kopi pertama yang ada di Bali.

Ketua Panitia Dr. Ir. I Gede Pasek Mangku, MP., mengatakan festival ini berlangsung selama 3 hari mulai dari Kamis, 14 September sampai dengan 17 September 2024 dari jam 9 sampai jam 5 sore. Festival terdiri dari dua kegiatan yaitu pertama adalah eksebisi kopi dari 14 sampai 17 September 2023, yang pesertanya terdiri kurang lebih 12 peserta kelompok yang merupakan binaan dari Warmadewa dan umum. “Kegiatan kedua yang kami lakukan adalah pemberian pelatihan barista kepada mahasiswa dan umum terkait pembuatan kopi yang menghadirkan ahlinya,” ucapnya.

Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., mengatakan kopi merupakan minuman favorit di Indonesia. Popularitas kopi Indonesia telah sampai ke seluruh penjuru dunia jadi tidak heran Indonesia menjadi produsen kopi terbesar di dunia. Untuk itu pihaknya menghimbau untuk memilih kopi Nusantara kopi Indonesia.  Yang mana kopi Indonesia memiliki kelebihan dari ragam varietas, kualitas dan rasa yang bervariasi misalnya kopi aceh yang memiliki rasa coklat, ada juga kopi yang memiliki rasa seperti buah salak termasuk juga kopi dari inkubator bisnis Universitas Warmadewa. “Saya berharap festival kopi ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya dengan agenda yang lebih luas dan kualitas yang lebih bagus,” ucapnya.

Baca Juga:  Berbagi Lapangan dengan Peserta Piala Dunia U-17, Teco Cugurra Tegaskan Tak Ganggu Persiapan Bali United

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti., M.Si., mengatakan kopi sudah menjadi budaya di Indonesia. Dikatakan, hampir sebagian besar masyarakat Indonesia meminum kopi di pagi hari, sebelum melakukan aktivitas.

Baca Juga:  Serahkan Berkas Formulir Bakal Calon Bupati Buleleng, Sutjidra Optimis Dipercaya Partai

“Kopi adalah kita, sebagian besar masyarakat Indonesia meminum kopi. Jadi kopi tidak bisa dilepaskan dari kehidupan. Bahkan, menjadi sumber inspirasi,” ungkapnya.

Turut hadir Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE., MM. Ia mengatakan festival kopi ini sangat unik dan harus dilakukan. Di Bali sudah banyak cafe kopi yang dikembangkan generasi milenial. Dalam perkembangannya, kafe-kafe ini sudah banyak diminati oleh generasi muda milenial. Ia mendukung kegiatan festival kopi ini karena Unwar sudah membangkitkan UMKM kopi serta mengenalkan kopi-kopi asli dari masyarakat nusantara Indonesia.

“Kalau tidak seperti itu, siapa lagi yang akan mempromosikan kopi milik Negeri ini? Maka kita sendiri yang harus mempromosikan,” tukasnya.

Ketua Asosiasi Kopi Indonesia Wilayah Bali, Ir. Dwi Admika mengatakan sebenarnya festival coffee ini merupakan inisiasi yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh Universitas Warmadewa, dalam rangka mendorong petani kopi, penggiat kopi dan pecinta kopi/ kopi lovers. Jadi baru satu-satunya universitas Warmadewa yang ada di Bali yang bisa membuat festival kopi dan mudah – mudahan bisa diikuti oleh Universitas lain yang ada di Bali. “Ini adalah pendorong, motivator para petani kopi kita yang ada di Bali,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 di Bali Positif Bertambah Dua, Sembuh Juga Dua

Dikatakan kopi tidak hanya memberikan manfaat ekonomi kepada petani dan kepada masyarakat Bali tetapi tanaman kopi mempunyai fungsi konservasi yang masih banyak tidak diketahui. Kopi Indonesia sangat luar biasa. Tidak ada yang bisa mengalahkan kopi Indonesia, walaupun dalam segi produktivitas negara lain ada yang lebih unggul tetapi untuk segi rasa, kopi Indonesia juaranya dan kopi Indonesia tetap dicari oleh dunia. BWN-03

RELATED ARTICLES
- Advertisment -Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan SMSIIklan Lapor Pajak Poling Badung Poling Badung