Mangupura, Baliwakenews.com
Wakil Ketua DPRD Badung sekaligus Bandesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya, SE turun langsung memimpin korve bersih sampah plastik di pesisir Pantai Tanjung Benoa Kuta Selatan, Minggu (17/5/2026).
Selain melibatkan ribuan ibu -ibu PKK, dari empat banjar di Desa Adat Tanjung Benoa, kegiatan yang dimaksudkan sebagai bentuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menyukseskan program pemerintah ini juga diikuti kalangan pengusaha dan karyawan dari water sport yang ada di Pantai Tanjung Benoa.
“Korve ini adalah bentuk kepedulian Desa Adat Tanjung Benoa terhadap pantai yang dilanda sampah akhir -akhir ini,” ungkap Made Wijaya disela kegiatan.
Didampingi Kaling, kelian adat dan Pengurus TP3R Panca Lestari Tanjung Benoa, Made Wijaya menjelaskan korvei kebersihan ini selain membersihkan sampah organik juga difokuskan pada pembersihan sampah plastik akibat berhembusnya angin timur.
“Sampah plastik akibat dari musim angin timur. Saya apresiasi kebersamaan ibu -ibu PKK yang sidah ikut ambil bagian dalam kegiatan bersih pantai ini,”paparnya.
Kedepan kata Wijaya, kegiatan ini akan terus dilakukan dengan melibatkan yowana (generasi muda, red). Hal ini menjadi penanda kepedulian lingkungan melibatkan semua komponen yang ada di desa adat.
Selaku Bandesa Adat Tanjung Benoa, Made Wijaya juga telah mengimbau agar semua perusahan wisata bahari di Tanjung Benoa ikut berpartisipasi aktif membersihkan lingkungannya, minimal di area masing- masing.
Termasuk pembersihan sampah plastik yang dibawa ombak didepan masing-masing perusahan. “Kami juga apresiasi, karena setiap hari petugas DLHK Kabupaten Badung juga telah ikut membersihkan antai sepanjang Wisata Bahari tanjung Benoa,”tukasnya politisi Partai Gerindra yang populer disapa Pak Yonda ini. BWN-05


































