Denpasar, baliwakenews.com
Tim Vagos E-Sport kini tengah menyiapkan diri untuk tampil di Denpasar Gaming League (DGL) tahun ini. Meski dari panitia menyiapkan 7 nomor pertandingan atau games, Vagos E-Sport hanya turun di dua divisi saja yakni Mobile Legends dan PUBG Mobile.
Founder tim Vagos E-Sport, I Gusti Ngurah Agung Indra Satwika Mantara saat dihubungi Jumat (22/4) mengatakan Vagos total mengirim 6 tim yakni 4 di Mobile Legends dan 2 di PUBG Mobile. “Yang menarik adalah satu diantara tim Mobile Legends itu adalah tim ladies (putri),” ujar Gung Wika -sapaan akrabnya-.
Lantas kenapa hanya dua divisi saja yang diikuti? Gung Wika mengaku saat ini di tim Vagos E-sports hanya dua divisi itu saja dikembangkan. Jadi otomatis hanya di dua divisi itu saja Vagos akan berkompetisi.
Mengenai target, Vagos tak main-main. Tim yang telah malang melintang di berbagai event baik di Bali maupun nasional ini setidaknya bisa merengkuh gelar juara di dua divisi tersebut. “Disisi lain kami sudah menyiapkan bonus kepada player kami jika berhasil meraih juara di DGL tahun ini,” tegasnya.
Langkah itu dilakukan untuk memacu semangat para players agar lebih termotivasi saat berkompetisi nantinya. Gung Wika juga sudah memetakan rivalnya di babak kualifikasi pro nanti yakni di Mobile Legends ada Arche Kara, Team Gryffin dan Bramanty Catra, sedangkan di kualifikasi non pro ada Goji, Behave serta Dominic. Lalu di PUBG Mobile yakni Saint Morta Ngeyeg, Goji Esport dan Frost Esport. BWN-06

































