Usai Rayakan Tahun Baru, DJ Ganteng Lompat di Jembatan Suluban

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Seorang pemuda yang diketahui sebagai Disc Jockey (DJ), berinisial DS (25) nekat mengakhiri hidup dengan cara melompat di Jembatan Suluban, Pecatu, Badung, Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 22.30. Diduga, pria yang tinggal di Jalan Danau Buyan, Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung itu, mengakhiri hidup karena masalah asmara.

Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai mengatakan, dugaan awal korban bunuh diri karena diduga masalah asmara. “Ya sejumlah saksi sudah diperiksa. Kuat dugaan masalah asmara. Korban saat ditemukan, posisinya terlentang menghadap ke atas. Memakai celana panjang jean biru dongker, telanjang dada dan muka tertutup baju kaos warna hitam, juga memakai sepatu. Infonya dia seorang DJ,” bebernya.

Baca Juga:  Tinggal Tunggu Pelantikan, FAJI Badung Langsung Pancang Target Maksimal di Porprov Bali 2025

Sementara menurut sumber petugas, sebelum ditemukan meninggal dunia, DS keluar bersama teman wanitanya, NA (27) untuk merayakan malam pergantian tahun, Kamis (31/12) sekitar pukul 17.00. “Mereka merayakan dengan cara makan malam di De Lounge Kuta. Setelah itu dilanjutkan menuju ke salah satu Villa di Canggu, Kuta Utara,” kata sumber petugas, Minggu (3/1).

Baca Juga:  Indonesia Ambil Peran Strategis di AWGIPC ke-78, Dorong Standar Baru Royalti Musik Digital di ASEAN

Lalu pada Jumat (1/1) sekitar pukul 02.00 mereka kembali pulang ke rumahnya. “Dalam perjalanan, DS sempat mengatakan ke NA, agar tabah dan sabar jika nanti tak lagi bersamanya. Hanya saja, NA tak menanggapi serius ucapan DS itu,” imbuh petugas.

Kemudian keesokan harinya pada Sabtu (2/1), NA menelpon DS namun tidak diangkat dan dia tetap berusaha menelepon untuk mengetahui kondisi serta kegiatan kekasihnya. Dan tetap tidak mendapat jawaban. “NA lantas melihat postingan kendaraan kekasihnya di facebook di pinggir Jembatan Mamo sekira pukul 19.00 dan dia segera menuju ke lokasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Giri Prasta Hadiri Lokasaba VII MGPSSR di Bangli

Dan sekitar pukul 22.50 petugas Basarnas dan SAR Badung mengevakuasi jenazah DS dari dasar jembatan sedalam kurang lebih 50 meter. Saat ditemukan kondisi jenazah DS, terlentang menghadap ke atas dengan memakai celana panjang jean biru dongker, telanjang dada, muka tertutup baju kaos warna hitam dan memakai sepatu. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR