Tama Tenaya Dorong Pemerintah Lakukan Ini Sikapi Dampak Pandemi Berkepanjangan

Iklan Home Page

Badung, baliwakenews.com

Salah seorang tokoh Badung, I Ketut Tama Tenaya mengaku prihatin melihat kondisi pariwisata yang terpuruk karena pandemi. Bahkan belum bisa dipastikan kapan pandemi ini akan berakhir. Terkait hal ini, Politisi PDIP asal Nusa Dua ini mendorong pemerintah berani mengambil langkah strategis dengan membuka pariwisata internasional. Dengan catatan harus dibarengi penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai standar WHO.
Hal itu diungkapkan Pilitisi senior ini ditemui di sela-sela sebuah acara di Kutsel, Selasa (1/12).

Menurut Tama Tenaya, pemerintah Propinsi Bali sempat ada rencana membuka pariwisata internasional di awal Desember ini. Meski demikian hal ini harus mendapat ijin dari pemerintah pusat. Selain itu, masih ada pertimbangan lain terkait beberapa negara yang juga belum membuka penerbangannya ke luar negeri. Meski demikian, Dedengkot PDIP Kutsel ini tetap mendorong pemerintah agar berani membuka penerbangan internasional. Dengan pettimbangan kalau terus menunggu dan ditunda situasi pandemi ini sendiri belum ada kepastian kapan akan berakhir. Sementara kondisi ekonomi masyarakat yang mengandalkan penvaharuan dari sektor pariwisata sudah semakin terpuruk. “Saya kira ini perlu disikapi, karena kondisi masyarakat yang semakin terpuruk,” tegasnya.

Baca Juga:  Banggar DPRD Badung Setujui LKPJ Bupati Badung 2023

Di sisi lain, dia kembali nenegaskan pembukaan pariwisata internasional ini harus juga dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan sesuai standar yang ditetapkan. Karenanya harus ada sinergi dan kesamaan langkah antara pemerintah dengan dunia pariwisata. “Jadi harus saling isi dan bersama-sama menjaga penerapan protokol kesehatan diberlakukan dengan baik ketika pariwisata internasional dibuka,” tegasnya.

Baca Juga:  Normalisasi Sungai Mertasari Tuntas, Ancaman Banjir Masih Mengintai Jimbaran

Di bagian lain, Tama Tenaya mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang telah menggelontorkan dana hibah pariwisata. Karena sangat membantu dalam situasi saat ini yang bisa dimanfaatkan sembari menunggu dibukanya pariwisata inernasional. “Saya mendorong pemerintah harus berani membuka pariwisata atau penerbangan internasional di Bulan Desember ini, walaupun mungkin tidak semua negara membuka penerbangannya. Tetapi diharapkannya langkah ini bisa dijadikan titik awal bagi beberapa negara saja,” ungkapnnya.

Baca Juga:  Pria Pengangguran Todong Karyawan Hotel di Kuta

Sebab jikalau terus begini dan pandemi belum bisa dipastikan kapan akan berakhir, maka ekonomi masyarakat akan semakin berat. “Terus sampai kapan harus menunggu. Tetapi dengan catatan penerapan protokol kesehatan harus diberlakukan dan dipatuhi semua pihak secara ketat sesuai standar yang ditentukan,” pungkasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR