Normalisasi Sungai Mertasari Tuntas, Ancaman Banjir Masih Mengintai Jimbaran

Iklan Home Page

Mangupura, baliwakenews.com

Upaya pencegahan banjir di Jimbaran sebenarnya sudah menunjukkan progres signifikan. Normalisasi Sungai Mertasari sepanjang kurang lebih satu kilometer rampung dilakukan. Namun, persoalan belum sepenuhnya selesai. Aliran air masih terhambat di bagian hilir karena pembersihan belum bisa dilakukan di kawasan Tahura Ngurah Rai yang memerlukan izin kementerian.

Kepala Lingkungan (Kaling) Perarudan, I Made Dharmayasa, menjelaskan bahwa sedimentasi di sepanjang alur sungai hingga depan McD Jimbaran telah diangkat bersama Dinas PUPR Badung. “Kurang lebih satu kilometer endapan sudah kami bersihkan. Sungai yang sebelumnya dangkal dan kotor kini sudah lebih lancar dialiri air,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga:  Hadiri Karya di Br. Gulingan, Tegal Darmasaba  

Meski demikian, pekerjaan belum bisa dilanjutkan hingga muara Teluk Benoa. Bagian hilir sungai yang masih mengalami pendangkalan berada di atas lahan Tahura Ngurah Rai, sehingga membutuhkan izin resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup. “Kami sudah koordinasi dengan pihak Tahura. Untuk masuk dan melakukan pembersihan harus bersurat ke kementerian,” jelasnya.

Proses administrasi tersebut memakan waktu. Akibatnya, aliran air yang sudah lancar dari hulu kembali tertahan endapan di ujung kawasan. Kondisi ini membuat efektivitas normalisasi belum maksimal. “Air yang sudah mengalir akhirnya terhalang di ujung. Seperti kolam,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Badung Gelar Sosialisasi Pelaksanaan KKPD Tahun 2025

Dharmayasa menilai persoalan ini bersifat mendesak, terutama di tengah potensi curah hujan tinggi. Jika alur sungai tidak dibersihkan hingga muara, risiko genangan dan luapan air masih terbuka. “Kalau tidak tuntas sampai ke muara, air bisa melambat, menggenang, bahkan meluap lagi,” tegasnya.

Ia berharap Pemkab Badung segera mengirimkan surat permohonan izin ke kementerian terkait agar proses pembersihan dapat dilanjutkan. Pemkab sendiri disebut siap melakukan pengerukan di kawasan Tahura begitu izin dikantongi.

Baca Juga:  Wayan Suyasa Motivasi Pemuda Badung Dalam Meraih Prestasi Tarung Derajat

Permasalahan ini juga telah disampaikan langsung kepada Bupati Badung, Wayan Adi Arnawa, saat meninjau kegiatan normalisasi sungai beberapa waktu lalu. “Kami mendorong semua pihak, baik BWS maupun Pemkab Badung, agar segera menindaklanjuti. Jangan sampai upaya yang sudah dilakukan menjadi kurang optimal karena terkendala administrasi,” pungkasnya. BWN-04

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR