Mangupura, baliwakenews.com
Pemerintah Kabupaten Badung terus melakukan pembenahan infrastruktur di kawasan pariwisata unggulan. Setelah berbagai program penataan destinasi dilakukan, kini Pemkab Badung mulai merealisasikan pembangunan sistem drainase terintegrasi di kawasan Legian dan Seminyak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan serta kenyamanan wisatawan.
Proyek yang akan menjangkau sejumlah ruas jalan strategis tersebut tidak hanya difokuskan untuk mengatasi genangan saat musim hujan, tetapi juga mendukung terciptanya kawasan wisata yang lebih tertata, aman, dan berdaya saing.
Sekretaris Camat Kuta, Made Agus Suantara (MAS), mengatakan sosialisasi proyek telah dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung dan mendapat dukungan berbagai pihak, termasuk Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.
Menurutnya, kawasan Legian dan Seminyak merupakan salah satu etalase pariwisata Bali yang harus didukung dengan infrastruktur memadai. Karena itu, penataan sistem drainase menjadi langkah penting untuk menunjang aktivitas masyarakat maupun wisatawan.
“Melalui proyek ini akan dilakukan perbaikan dimensi saluran dan pengaturan sistem aliran air sehingga drainase yang dibangun benar-benar mampu mengurangi risiko banjir,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Selain memberi manfaat bagi warga, proyek tersebut juga dinilai akan memperkuat citra destinasi wisata Bali. Legian dan Seminyak selama ini menjadi magnet wisatawan domestik maupun mancanegara dengan tingkat kunjungan yang tinggi sepanjang tahun.
Lurah Legian, Putu Eka Martini, mengatakan masyarakat menyambut positif dimulainya pembangunan drainase tersebut. Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan meningkatkan kenyamanan lingkungan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang banyak bergantung pada sektor pariwisata.
“Ini menjadi harapan besar masyarakat, terutama mereka yang tinggal di kawasan yang selama ini menjadi langganan banjir. Semoga proyek ini benar-benar menjadi solusi yang efektif,” katanya.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur drainase yang memadai akan memberikan rasa aman bagi wisatawan saat berkunjung ke Legian. Kondisi kawasan yang bebas genangan akan mendukung pengalaman berwisata yang lebih nyaman dan memperkuat daya tarik destinasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Badung, AA Rama Putra, menjelaskan proyek pembangunan drainase akan dikerjakan oleh PT Dawan Sakti sebagai pemenang tender. Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 210 hari atau sekitar tujuh bulan kalender.
Secara teknis, proyek mencakup pemasangan saluran precast U-Ditch lengkap dengan penutup, pembangunan saluran beton bertulang, serta pemasangan box culvert pada sejumlah titik strategis.
Adapun ruas jalan yang menjadi fokus pengerjaan meliputi Jalan Basangkasa, Jalan Sunset Road, Jalan Campuhan, serta Jalan Dewi Sri I, II, III, dan IV, yang selama ini menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan Legian-Seminyak.
Melalui pembangunan drainase terintegrasi tersebut, kata dia, Pemkab Badung tidak hanya berupaya mengurangi risiko banjir, tetapi juga memperkuat kualitas infrastruktur kawasan wisata. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kenyamanan destinasi dan mempertahankan posisi Badung sebagai salah satu pusat pariwisata unggulan di Indonesia. BWN-04





























