Penarungan, baliwakenews.com
Penjabat (Pj) Perbekel Penarungan, I Wayan Narayana membuat ide untuk mengembangkan lebih lanjut Desa Wisata di wilayah yang dia pimpin saat ini. Ia bersama sejumlah tokoh masyarakat desa memanfaatkan sungai penet yang melintasi Desa Penarungan untuk dijadikan wahana wisata baru. “Dulu sungai ini kurang terawat dan banyak dipenuhi sampah kayu, kami bersama tokoh masyarakt memiliki ide, untuk memanfaatkan alur sungai Penet ini untuk daya tarik wisata baru. Dan kita bersama-sama masyarakat bergotong royong melakuan pembersihan sungai itu,”ujar Narayana, Selasa (17/11).
Lebih lanjut ia mengatakan, atraksi wisata di sungai Penet ini dinamakan Wanara Adventure yakni berupa wahana wahana bermain arung jeram atau rafting menggunakan perahu karet dan kano.“Uji coba sudah kami buka sejak 14 November 2020 lalu. Uji coba hingga 31 Desember 2020 mendatang,” katanya.
Tahap uji coba, kata Narayana hanya diperuntukkan khusus warga Desa Penarungan saja.“Nanti Wanara Adventure Penarungan ini bakal dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Dan selama masa uji coba warga tidak dipungut biaya alias gratis,” tegasnya.
Narayana juga mengatakan, selama masa uji coba maksimal hanya 20 orang saja dalam sehari. Bila uji coba sudah selesai, Wanara Adventure Penarungan ini akan dibuka untuk umum. “Setelah dibuka resmi masing-masing orang akan dikenakan tarif normal yakni Rp 50 ribu per orang. include makan,” ungkapnya.
Adapun rute bermain arung jeram di Wanara Adventure Penarungan mengambil start dari BTN Duta Cipta Banjar Bantas dan finish di DAM Kapal, Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan. Disepanjang rute yang memiliki panjang sekitar 3 kilometer. Rute sepanjang 3 kilometer tersebut bakal ditempuh sekitar 45 Menit sampai 1 jam tergantung arus sungainya.
Sepanjang perjalanan menyusuri aliran tukad/sungai penet, masyarakat bakal menikmati panorama alam yang masih asri. Wahana ini patut dicoba karena sangat cocok untuk menikmati waktu liburan bersama keluarga. Mengenai tenaga pendamping sudah dilatih, sehingga mereka profesional. Perlengkapan yang digunakan pun juga sudah sesuai standar sehingga aman.
Sementara tokoh masyarakat Desa Penarungan, Made Yudana mengapresiasi atas ide pemanfaatan sungi ini untuk objek wisata baru di DesaPenarungan. “Kami berterimakasih apa yang telah dilakukan oleh Pj Perbekel Penarungan. Termasuk inovasi yang dilakukan saat pandemi covid-19 saat ini. Mudah mudahan dengan adanya wahana air ini desa kita memiliki tambahan pemasukan. Kami juga akan berkoordinasi dengan semua pihak untuk terus mengembangkan objek wisata arum jeram ini,”ujar Yudana yang juga Anggota DPRD Badung tersebut. BWN-05
































