Mangupura, baliwakenews.com
Adhyaksa International Run 2026 tak sekadar ajang olahraga. Event yang digelar di kawasan The Nusa Dua pada 26 April 2026 ini diposisikan sebagai “mesin penggerak” ekonomi sekaligus panggung promosi global bagi pariwisata Bali.
Mengambil titik start dan finish di Peninsula Island, event ini menghadirkan tiga kategori lomba—5K, 10K, dan Half Marathon—yang menyasar pelari dari berbagai segmen, termasuk peserta mancanegara. Kehadiran ribuan pelari inilah yang menjadi kunci efek berganda (multiplier effect) bagi ekonomi kawasan.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menegaskan bahwa penyelenggaraan event ini telah dirancang sebagai strategi jangka panjang, bukan sekadar kegiatan seremonial. “Kami ingin memastikan setiap event memberi dampak nyata, mulai dari peningkatan okupansi hotel hingga pergerakan ekonomi pelaku usaha lokal,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Lonjakan kunjungan selama event diproyeksikan mendorong tingkat hunian hotel, meningkatkan konsumsi di restoran, serta menggerakkan sektor transportasi dan UMKM. Dengan skala internasional, ajang ini juga membuka peluang promosi Bali yang lebih luas melalui eksposur global dari para peserta.
Tak hanya soal ekonomi, Adhyaksa Run juga menjadi instrumen strategis dalam memperkuat citra The Nusa Dua sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Infrastruktur kawasan yang tertata, jalur pedestrian yang nyaman, serta panorama pesisir yang ikonik menjadi nilai jual utama yang diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi peserta.
“Pengalaman peserta adalah promosi paling efektif. Ketika mereka membawa cerita positif ke negaranya, itu menjadi nilai lebih bagi Bali di mata dunia,” tambahnya.
ITDC juga memastikan event ini berjalan dengan prinsip keberlanjutan. Penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dilakukan melalui pengelolaan sampah, efisiensi operasional, hingga pelibatan komunitas lokal agar manfaat ekonomi tidak berhenti di kawasan inti saja.
Dengan konsep tersebut, Adhyaksa International Run 2026 tak hanya menawarkan pengalaman berlari di destinasi eksotis, tetapi juga mempertegas posisi The Nusa Dua sebagai episentrum event internasional yang mampu mendorong ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan pariwisata Bali. BWN-04
































