Gianyar, baliwakenews.com
Di semua kompetisi yang telah dijalani musim ini baik Liga 1 Indonesia dan AFC Cup 2023, asuhan Teco Cugurra telah menelan kekalahan sebanyak 4 kali di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Jumlah kekalahan kandang yang cukup ironi jika dikomparasi dengan skuad ‘mahal’ yang melekat di tubuh Bali United.
Dari data yang dihimpun, Bali United dua kali beruntun menderita kekalahan di Stadion Dipta. Pertama oleh Central Coast Mariners di ajang AFC Cup 2023 Grup G 8 November lalu, dan oleh Borneo FC di pekan ke-19 Liga 1 Indonesia, Minggu 12 November 2023 malam. Kekalahan ini hanya berjarak 4 hari dan suporter harus disajikan dengan kakalahan.
Tapi jauh sebelum itu, kekalahan pertama di kandang terjadi di laga pembuka Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 tepatnya tanggal 1 Juli 2023. Kala itu di tengah guyuran hujan, Ricky Fajrin dkk keok 0-1 oleh PSS Sleman.
Sementara kekalahan kedua terjadi saat kandas oleh Rans Nusantara di pekan ke-12 lalu pada 15 September 2023. Saat itu, Bali United menanggung malu dengan skor 1-2.
‘Skuad Mahal’ nyatanya belum cukup untuk menjaga keangkeran Stadion Dipta bagi tim lawan. Selain itu, minimnya suporter yang hadir saat Serdadu Tridatu memainkan laga kandang cukup berpengaruh dengan kondisi mental pemain.
Dan juga ada celetukan di media sosial jika ingin Stadion Kapten I Wayan Dipta penuh lagi, manajemen harus berani merombak skuad saat ini, termasuk mendepak pelatih Stefano Teco Cugurra. Karena permainan dan kualitas skuad menentukan hasil pertandingan, termasuk di kandang sendiri. BWN-06

































