Srikandi DPRD Bali Bertambah, Komang Dyah Setuti Resmi Dilantik Gantikan Nyoman Rai Yusa

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Jumlah keterwakilan perempuan di DPRD Provinsi Bali kembali bertambah. Komang Dyah Setuti resmi dilantik sebagai anggota DPRD Bali melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan almarhum Nyoman Rai Yusa, dalam rapat paripurna istimewa DPRD Bali, Jumat (30/1).

Pelantikan yang dipimpin Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya tersebut menandai bertambahnya kekuatan srikandi di parlemen Bali, sekaligus menjadi langkah konkret mendekati target kuota 30 persen keterwakilan perempuan di lembaga legislatif daerah.

Rapat paripurna dihadiri Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, unsur Forkopimda, serta jajaran pimpinan dan anggota DPRD Bali. Komang Dyah Setuti, kader Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Buleleng, resmi mengisi kursi legislatif yang sebelumnya dijabat mendiang Nyoman Rai Yusa.

Baca Juga:  HUT Ke-39 Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali “Continuing An Amazing Journey”

Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya menegaskan, Komang Dyah ditempatkan di Komisi III DPRD Bali, komisi strategis yang membidangi pembangunan daerah. “Penggantinya perempuan asal Buleleng, dan penempatannya tetap di Komisi III seperti almarhum Rai Yusa. Ini memperkuat peran perempuan di DPRD Bali,” ujarnya.

Proses PAW ini dilakukan setelah Nyoman Rai Yusa wafat pada 4 Oktober lalu. Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2024, Komang Dyah Setuti merupakan peraih suara terbanyak ketiga Partai Gerindra di Dapil Buleleng dengan 6.196 suara. Setelah melalui tahapan administrasi dan verifikasi, DPRD Bali menjadwalkan pelantikan tersebut.

Di Komisi III DPRD Bali yang diketuai Nyoman Suyasa, Komang Dyah akan terlibat langsung dalam pengawasan dan perumusan kebijakan sektor-sektor strategis, mulai dari pekerjaan umum, tata kelola pemerintahan, pertanahan, perhubungan, energi, lingkungan hidup, hingga kehutanan.

Baca Juga:  Selebgram Asal Jakarta, Diduga Pesta Narkoba di Vila

Dewa Mahayadnya berharap kehadiran Komang Dyah Setuti tidak hanya melanjutkan tugas almarhum pendahulunya, tetapi juga membawa perspektif baru dari keterwakilan perempuan. “Dengan bertambahnya anggota perempuan, peran srikandi DPRD Bali semakin kuat dan substantif,” tegasnya.

Usai pelantikan, Komang Dyah Setuti menyatakan kesiapannya langsung bekerja. Ia menegaskan fokus awalnya adalah menjaga keberlanjutan program pembangunan, khususnya di Buleleng dan Singaraja, agar tidak terjadi kekosongan arah kebijakan.

“Ini amanah besar. Saya melanjutkan tugas beliau di Komisi III, terutama di bidang pembangunan. Tanggung jawab ini bukan hanya kepada lembaga, tetapi kepada masyarakat yang saya wakili,” ujarnya.

Baca Juga:  Usai Aniaya Perempuan, Anggota Ormas Mengkeb di WC

Sebagai pendatang baru di parlemen, Komang Dyah mengakui dunia politik menuntut adaptasi cepat, komunikasi intensif, serta integritas. Ia menegaskan kehadirannya di DPRD Bali adalah bentuk pengabdian, dengan dukungan keluarga sebagai penguat moral, namun tetap berdiri pada pilihan dan komitmennya sendiri.

“Saya mohon doa dan dukungan masyarakat. Ini bukan soal individu, tetapi tentang bagaimana amanah ini dijalankan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. BWN-05

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR