Mangupura, baliwakenews.com
Yud Herlina (41) ditemukan tak bernyawa di kos-kosan Banjar Saren, Sibang Kaja, Abiansemal, Badung. Korban diduga overdosis obat lantaran sebelum meninggal dia sempat mengalami demam tinggi dan sakit kepala.
Informasi dihimpun, Rabu (21/10), perempuan kelahiran Bondowoso, Jawa Timur itu, diketahui meningal pada Selasa (20/10) sekitar pukul 20.30 malam. Awalnya Adi Susanto (38) warga sekitar yang curiga setelah melihat lampu di kamar Herlina tak menyala. “Tak seperti biasa lampu di kamar Herlina mati. Lalu Susanto mengetuk pintu kamar Herlina, namun tak ada jawaban,” kata sumber polisi.
Tak berselang lama, teman dekat Herlina yakni Kiki datang. Lalu dia membuka pintu dan menghidupkan lampu di kamar Herlina. Dan Kiki melihat Herlina meninggal dunia dengan kondisi mulut mengeluarkan busa dan setengah bugil. “Herlina tinggal sendiri di kos tersebut. Sebab keluarganya berada di Jawa Timur,” bebernya.
Peristiwa tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Abiansemal. Polisi lantas datang ke lokasi melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Dari keterangan teman pria Herlina yakni Ketut Wirawan, bila Herlina mengeluh sakit kepala disertai demam tinggi sejak lima hari sebelum meninggal.
Namun Herlina sempat diajak berobat ke mantri di wilayah Luk-Luk, Mengwi, Badung. Dan dari kamar Herlina, petugas menemukan dua pepel obat parasetamol dan tetracilyn. “Dugaan awal petugas, Herlina meninggal karena sakit. Saat ini jenazahnya telah dititip di RS Mangusada, Badung,” ucap sumber.
Sementara Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa meninggalnya Herlina di kos-kosan. “Tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan awal korban meninggal karena sakit,” tegasnya. BWN-01

































