ATM Tak Sediakan Hand Sanitizer Rentan Tularkan Virus Corona

0
HAND SANITIZER - Salah satu ATM yang ada di Denpasar, tak menyiapkan hand sanitizer.

Denpasar, baliwakenews.com

Beberapa Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik bank yang ada di wilayah Kota Denpasar, malah tak memperhatikan kesehatan masyarakat dengan tidak menyediakan hand sanitizer (cairan pencuci tangan). Lain halnya dengan ATM yang berada di lingkungan bank, di mana telah dilengkapi dengan wastafel cuci tangan, hand sanitizer dan pengecekan suhu tubuh.

Jubir Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, yang dikonfirmasi, Jumat (17/4/2020), mengatakan Pemerintah Kota Denpasar telah mengimbau kepada kantor pemerintahan, swasta dan kantor lainnya supaya menyiapkan hand sanitizer, menyiapkan wastafel cuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh. Selain itu, ada protokol kesehatan dengan menyiapkan bilik antiseptik, sehingga di tempat-tempat publik ini diupayakan menghindari bagaimana menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona. ”Kami sedari awal sudah mengimbau di tempat-tempat umum dan perbankan untuk menyiapkan alat ini bagi nasabahnya demi keamanan kita bersama,” kata Dewa Rai.

Untuk ATM, lanjut dia, merupakan tempat yang sangat rawan atau rentan bisa menularkan virus corona karena banyaknya masyarakat yang melakukan penarikan uang. ”ATM ini, merupakan titik rawan yang terus disentuh orang. Karena itu, kami minta agar menyiapkan hand sanitizer di masing-masing ATM. Hal ini juga untuk kesehatan masyarakat, karena jika akan menarik uang terlebih dulu tangan dibersihakn dengan hand sanitizer, begitu juga sebaliknya saat selesai melakukan penarikan uang,” ujarnya.

Dengan menyiapkan hand sanitizer, lanjut dia, untuk meminimalisir penyebaran virus corona. ”Kami telah mengimbau kepada perbankan, baik yang memiliki ATM di lingkungan dan luar area perbankan supaya menyiapkan hand sanitizer. ”Demi keselamatan kita bersama, kami minta pihak perbankan memperhatikan kemanan, keselamatan dan kesehatan masyarakat agar ATM-nya diisi hand sanitizer. Apalagi ATM merupakan salah satu titik yang dicurigai sebagai penularan virus corona,” tandasnya. BW-02

Polresta Bersama Astra Motor, Komunitas PCX dan Larisa Bagikan Masker di Titik Strategis

0
BAGI MASKER - Astra Motor Bali, berkolaborasi dengan Polresta Denpasar, khususnya satuan Lalulintas yang tergabung dalam Operasi Keselamatan Agung tahun 2020, saat pembagian masker dan hand sanitizer sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Denpasar, baliwakenews.com

Memakai masker kini menjadi suatu keharusan saat keluar rumah atau berada di tempat umum sesuai imbauan dari badan kesehatan dunia (WHO). Astra Motor Bali, berkolaborasi dengan Polresta Denpasar, khususnya satuan Lalulintas yang tergabung dalam Operasi Keselamatan Agung tahun 2020, melakukan kegiatan sosial pembagian masker, serta hand sanitizer sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini, sebanyak 1.000 masker dan hand sanitizer dibagikan di empat titik stategis di kawasan persimpangan Jalan Cokroaminoto Ubung, Denpasar, Jumat (17/4/2020).
Dengan menyasar pengendara yang tidak memakai masker, team Astra Motor bersama komunitas Honda PCX menyebar di perempatan jalan untuk langsung membagikan masker. Sebagai bentuk edukasi terlihat pamflet bertuliskan “Hindari kerumunan, de melali ngoyong jumah untuk sementara” yang di sosialisasikan pihak Polresta di tengah pembagian masker, dengan tujuan masyarakat kembali diingatkan untuk tidak melakukan kumpul-kumpul sesuai imbauan dari pemerintah melakukan physical distancing (jaga jarak fisik). Pada kegiatan ini, masih banyak masyarakat yang belum mengindahkan imbauan pemerintah. Terdapat pengendara bermotor masih banyak yang tidak menggunakan masker.

Kasubnit I Regiden Polresta Denpasar, Rike Astuti, mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya berharap masyarakat lebih peduli lagi terhadap dirinya sendiri. Di mana masker itu, merupakan salah satu upaya pencegahan mandiri bagi masyarakat. “Jangan menunggu orang lain memberikan masker, namun dari diri sendiri juga harus peduli kepada kesehatan diri bahwa masker itu sangatlah penting untuk melindungi diri terhadap penularan virus,” kata Rike Astuti.

Pada kesempatan ini, pihaknya menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang dilakukan bersama Astra Motor Bali, dan komunitas Honda PCX PDB Reborn, serta perusahaan lain dalam hal ini Larisa yang ikut peduli dalam upaya pencegahan virus. Seribu masker dan hand sanitizer ini, lanjut dia, sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam rangka mengurangi penyebaran virus corona. “Kesehatan diri sendiri sangatlah penting dimulai dari hal kecil, seperti membiasakan mencuci tangan dan penggunaan masker,” ucapnya.

Sementara Branch Head Astra Motor Center Cokroaminoto, Rangga Aditya, mengatakan melalui tema Satu Rider Satu Masker, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Honda kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan supaya selalu menggunakan masker saat berkendara. Sebanyak seribu masker yang dibagikan. Rencananya kegiatan ini akan berlanjut dilakukan selama 3 hari, dari Jumat sampai Minggu. “Kami berharap aktivitas ini bisa berkelanjutan sesuai program CSR Honda Untuk Bali,” harapnya.

Untuk kegiatan CSR lainnya yang sudah dijalankan, Astra Motor Bali bersama dealer resmi, di antaranya penyediaan wastafel portabel di area Denpasar, Klungkung, Gianyar dan Singaraja, serta akan menyusul kabupaten lainnya. Sedangkan untuk membantu meringankan beban masyarakat, Honda juga sudah melakukan pemberian sembako bagi petugas kebersihan, supir angkot, driver ojek online, para medis di rumah sakit Sanglah, para pedagang, serta perajin di wilayah Tampak Siring, dan karyawan jasa penyeberangan di Dermaga Sanur, serta pembagian masker yang akan dilaksanakan bertahap pada akhir pekan ini. BW-02

Pemkot Tutup Tiga Lapangan Publik

0
LAPANGAN DITUTUP - Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, yang telah ditutup bagi warga, Jumat

Denpasar, baliwakenews.com

Karena warga masih bengkung alias bandel, Pemerintah Kota Denpasar menutup tiga lapangan publik, yakni Taman Kota Lumintang, Lapangan Lumintang dan Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (17/4). Penutupan tiga lapangan publik ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona di wilayah Denpasar.

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan penutupan tiga lapangan publik yang ada di Denpasar ini, menindaklanjuti penutupan arena bermain dan tempat fitnes. ”Masih banyaknya warga yang berkerumun dan datang ke lapangan ini, padahal sudah kami imbau berkali-kali masih ada yang bengkung makanya sementara ditutup sampai batas yang tidak ditentukan. Kami minta warga agar berolahraga di rumah,” kata Dewa Rai.

Ditambahkan Dewa Rai, penutupan tiga lapangan ini juga sebagai bentuk antisipasi. ”Kepada masyarakat kami minta permakluman bahwa tiga lapangan publik yang banyak dikunjungi setiap pagi dan sore hari apalagi hari libur, untuk sementara ini ditutup. Tadi (kemarin-red), sudah kami pasang pengumuman imbauan, spanduk dan barikade, serta garis pengingat dilarang melintas. Hal ini sangat penting, mengingat lapangan sebagai tempat terbuka diharapkan kepada masyarakat agar maklum dan mengikuti imbauan pemerintah demi kebaikan kita bersama, kesehatan kita bersama dan keselamatan kita bersama,” ujar Dewa Rai. BW-02

Wujud Terimakasih Beri Pengayoman Ke Masyarakat, Suyasa Sumbang Masker Untuk Anggota Polres Badung

0
MASKER-Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa saat menyerahkan bantuan masker ke Polres Badung, Jumat (16/4) diterima secara simbolis oleh Wakapolres Badung, Kompol. Ni Putu Utariani.

Mangupura,baliwakenews.com

Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa kembali melakukan gebrakan. Setelah melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga di Desa Penarungan, kali ini Plt. Ketua DPD II Golkar Badung ini melakukan kegiatan sosial kembali dengan pembagian ratusan masker ke petugas Polri di Polres Badung, Jumat (16/5/2020).

Suyasa mengatakan, kegiatan sosial ini adalah bagian dari inisiatifnya dalam memutus mata rantai wabah virus corona di Kabupaten Badung.”Sekecil apapun yang kita lakukan dengan niat yang tulus pasti akan berarti dalam kegiatan gotong royong pencegahan wabah dunia ini. Saya berharap apa yang saya lakukan bisa membantu untuk petugas yang selama ini telah ikut berperan mengayomi masyarakat di Kabupaten Badung,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk pembagian masker kain ini, pihaknya menyerahkan sebanyak 500 masker.”Kita ketahui bersama Alat pelindung diri cukup langka. Dan masker cukup mahal, untuk itu kita membantu hal kecil bagi para petugas kepolisian yang juga merupakan pengayom masyarakat utamanya saat virus corona ini mewabah,” paparnya.

Politisi santun ini juga mengharapkan masyarakat tetap mematuhi imbauan pemerintah, yakni tetap tinggal dirumah dan jika bepergian menghunakan masker. Selain itu , tetap jauhi kerumunan dengan melakukan sosial dan psical distansing.”Jangan lupa juga tetap melakukan pola hidup sehat dan bersih dengan rajin melakukan cuci tangan,”pinta tokoh masyarakat Desa Penarungan tersebut. BW-05

Beri Motivasi, Wabup Badung dan Kadiskes Kunjungi Satgas Gotong Royong di Abiansemal

0
Beri Motivasi, Wabup Badung dan Kadiskes Kunjungi Satgas Gotong Royong di Abiansemal

Mangupura, baliwakenews.com
Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, memantau kegiatan Satgas Gotong Royong di Kecamatan Abiansemal, Kamis (16/4) malam. Dalam kunjungannya, ia didampingi Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Nyoman Gunarta. Selain memastikan aktifitas pengawasan tetap berjalan tertib, kunjungan ini dilakukan dalam rangka memotivasi para anggota Satgas agar tetap bersemangat dalam menjalani tugas pengabdian. Ini dikatakan Gunarta melalui telepon, di sela kunjungan.

Kata dia, dalam kesempatan tadi, Wabup mengucap terimakasih kepada anggota Satgas, relawan dan Kelompok Kerja (Pokja) yang telah mendukung pencegahan penyebaran Virus Corona di Badung. Selain tujuan tadi, Gunarta mengatakan dirinya juga memberikan edukasi kepada anggota Satgas berkenaan protokol pencegahan penularan Virus Corona. “Secara teknis, edukasi tentang tata cara pencegahan, dimana diakukan desinfektan,” ujar Gunarta, melalui sambungan telepon.

Dalam kunjungan itu, semua Satgas dalam kondisi siap siaga. Kunjungan dilakukan terhadap beberapa desa adat, antara lain Desa Adat Blahkiuh, Desa Adat Selat dan Desa Adat Sading. Agar tetap kondusif saat berjaga, pelaksaan pengawasan diminta hanya melibatkan maksimal lima orang. Dengan begini, para anggota Satgas juga ikut menjadi percontohan penerapan pencegahan Virus Corona, sehingga dapat mengoptimalkan peran Satgas Gotong Royong.

Gunarta menambahkan, yang ia tekankan adalah bagaimana Satgas dapat menerapkan protokol pencegahan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dimulai dari diri sendiri. Sehingga, dengan begitu, ini akan turut mengedukasi masyarakat untuk secara disiplin mengikuti arahan Pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona. “Antara lain memggunakan masker menutup hidung hingga dagu, cuci tangan, dan menjaga jarak,” beber Gunarta. BW-06

Cegah Penularan Covid-19, Polda Bali Sterilisasi Tempat Pelayanan Publik

0
Polda Bali dan jajarannya melakukan kegiatan sterilisasi secara serentak di lingkungan tempat kerjanya pada Rabu (15/4).

Denpasar, baliwakenews.com

Penyebaran virus Corona (Covid-19) yang sangat cepat harus ditangani dengan cara yang tepat. Polda Bali dan jajarannya melakukan kegiatan sterilisasi secara serentak di lingkungan tempat kerjanya pada Rabu (15/4).

Kegiatan yang diinisiasi Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran virus Corona. Bahkan, Kapolda memerintahkan jajarannya agar menempatkan personel khusus untuk mengawasi dan memeriksa orang yang datang ke tempat pelayanan publik, seperti ruangan SPKT, Lalu Lintas, Intelkam, Tahti dan Reskim.

Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose mengatakan, dalam mencegah penyebaran Covid-19, Polda Bali merubah wajahnya dengan menampilkan sosok polisi yang humanis. Dimana polisi sekarang ini dibekali kain lap untuk selalu membersihkan lingkungan dan benda disekitarnya.

Polda Bali juga merubah pola penjagaan serta menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Polisi yang bertugas di pintu masuk dilengkapi dengan termometer digital infrared untuk mengecek suhu tubuh. Kemudian, polisi akan melarang orang masuk apabila tidak menggunakan masker.

Menurut Kapolda, pandemi Covid-19 harus diwaspadai dan diantisipasi bersama. Salah satunya dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih. “Saya perintahkan seluruh anggota untuk membersihkan benda yang kerap dipegang oleh masyarakat di tempat pelayanan publik, seperti gagang pintu, wastafel, cermin, meja dan lain-lain dengan menggunakan cairan disinfekatan atau cairan sabun,” tegas Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, Kamis (16/4).

Sterilisasi mungkin tidak bertahan lama karena virus bisa saja kembali menempel di permukaaan benda. Untuk menjaga sanitasi, sterilisasi tempat pelayanan publik di jajaran Polda Bali akan dilakukan secara berkelanjutan setiap tiga jam sekali. “Saya ingin kegiatan ini terus dilakukan, tidak hanya saat menghadapi pandemi Covid-19 saja. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat merubah mindset kita, sehingga kedepannya selalu membudayakan hidup bersih,” harap Kapolda.

Tentu, langkah Polda Bali dalam mencegah penularan Covid-19 patut mendapat apresiasi dan dicontoh oleh instansi pemerintah lainnya dan dapat diterapkan diseluruh Desa Adat di Bali. BW-03

Personel Ops Keselamatan Agung Bagi Sembako di TPA Suwung

0
Satgas Preventif dan Banops membagikan sembako, masker dan hand sanitizer kepada masyarakat yang bekerja di TPA.

Denpasar, baliwakenews.com

Puluhan personel Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Preventif dan Banops membagikan sembako, masker dan hand sanitizer kepada masyarakat yang bekerja di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Suwung, Denpasar Selatan, Kamis (16/4).

Sembako yang dibagikan berupa beras seberat 2,5 Kwintal dan 30 doz mie instan. Beras seberat 2,5 Kwintal tersebut dikemas dalam 50 sak. Masing-masing sak berisi beras seberat 5 kilogram.

Sebelum membagikan sembako, polisi mengimbau kepada puluhan pekerja untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan agar terhindar dari Covid-19. Kemudian saat bekerja tidak lupa menggunakan masker dan hand sanitizer serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik. Tidak hanya itu, imbauan untuk tidak mudik tahun ini juga disampaikan petugas kepolisian kepada para pekerja di TPA Suwung.

Kasat PJR Ditlantas Polda Bali, AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., M.H. selaku Kasatgas Preventif mengatakan, Polda Bali menggelar Ops Keselamatan Agung selama 14 hari dari tanggal 6-19 April 2020. Selain menciptakan Kamseltibcar Lantas, operasi ini juga mengedepankan kegiatan kemanusiaan untuk menekan perkembangan Covid-19 sehingga penyebarannya tidak meluas.

Menurut Kasatgas Preventif, pembagian sembako ini dilakukan atas dasar kemanusiaan setelah melihat dampak negatif dari pandemi virus Corona yang sudah berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat kecil.

Ia meyakini bahwa dalam situasi saat ini, bahan pokok sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga diharapkan bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu. “Hari ini kita berbagi tali kasih dalam segi kemanusiaan, dimana filosofi atau falsafah kita dalam masyarakat saling gotong royong, di Bali kita mengenal dengan istilah menyama braya. Kita saling bantu bahu membahu dalam mengatasi situasi kesusahan masyarakat saat ini,” kata AKBP Leo Dedy Defretes, S.I.K., M.H. didampingi Kasatgas Banops, Kompol Sriyati, S.H.

Saat ditanya kenapa membagikan sembako di TPA Suwung? Perwira melati dua di pundak ini menjelaskan, pada saat melakukan pemetaan terhadap warga kurang mampu, pihaknya mendapat laporan bahwa ada sebagian orang yang bekerja mengambil sisa-sisa dari sampah yang dibuang oleh masyarakat. Kelompok masyarakat inilah yang dinilai paling pantas diberikan bantuan dan harus mendapat perhatian bersama. “Semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas seperti biasa,” ucapnya. BW-03

Rakor Penangangan PMI Dihadiri Wakapolda Bali

0
Rapat Koordinasi penyamaan persepsi dalam rangka penanganan pekerja Migran Indonesia (PMI).

Denpasar, baliwakenews.com

Wakapolda Bali Brigjen Drs. I Wayan Sunartha, memimpin Rapat Koordinasi penyamaan persepsi dalam rangka penanganan pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan sejumlah stakeholder, Kamis (16/4/2020).

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekda Prov. Bali sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali Dewa Made Indra, PJU Polda Bali,Kapolresta Denpasar,GM Angkasa Pura,Kepala Kantor Otoritas Bandara serta sejumlah Stakeholder Bandara Ngurah Rai Bali

Wakapolda Bali mengapresiasi kinerja Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Prov. Bali dan Operasi Kepolisian Amanusa selaku garda terdepan dalam mengamankan kedatangan PMI dan upaya mencegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang sudah bekerja sesuai dengan tupoksi.

Rapat ini juga sebagai persamaan persepsi dari setiap Satgas gugus tugas dalam penanganan Covid-19 karena kenyataan di lapangan dari Kepolisian saat ini mengalami kesulitan dalam pendataan untuk para PMI baik yang baru datang maupun yang sudah berada di Bali. “Gugus tugas harus memahami betul tugasnya, jangan sampai ada blokade penutupan jalan maupun penolakan karantika PMI yang bisa menimbulkan dampak meluas di masyarakat,” ucapnya.

Disampaikan lebih lanjut bahwa saat ini masih banyak PMI yang tidak disiplin karena belum paham dengan penyebaran Virus Corona (Covid-19) dan tidak dikarantina sehingga melalui rapat ini Wakapolda meminta kepada seluruh satgas untuk menyamakan persepsi sehingga dapat bekerja dengan baik dalam upaya mencegah penyebaran virus corona.

Sementara itu Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Bali Dewa Made Indra mengatakan banyak kendala yang dialami beberapa waktu lalu dalam penanganan PMI yang masuk ke Bali sehingga terjadi kesulitan dalam pendataan dikarenakan PMI tersebut bandel yang seharusnya di karantina walaupun telah dites negatif. “Saat ini kedatangan PMI dan masuknya fokus di Bandara Ngurah Rai Bali oleh karena itu mari kita bersama lihat dan terjun kelapangan sehingga setiap pembagian tugas setiap Satgas dapat berkerja dengan maksimal,” Kata Sekda Dewa Indra.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa sebenarnya kita sudah terlambat dalam upaya pencegahan virus Corona dari para PMI yang pulang ke Bali dan kita terus mengingatkan kepada masyarakat untuk memakai masker, rajin cuci tangan, berjaga jarak dan tidak berpergian.

Wakapolda Bali bersama dengan Satgas Penanganan Covid – 19 Bali juga sempat meninjau kesiapan personel Satgas yang bersiaga di terminal kedatangan Domestik  Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dimana petugas ini akan melakukan pengecekan dan pendataan secara intensif terhadap para PMI yang baru mendarat di Bali. BW-03

Tiba di Benoa, 232 WNI Disambut Rapid Tes

0
Dewa Indra ketika meninjau rapid tes di Pelabuhan Benoa.

Denpasar, baliwakenews.com
Kapal Pesiar MV. Voyager of The Seas berhasil bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan pada Kamis (16/4/2020) pagi. Kapal ini membawa sebanyak 232 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat melakukan perjalanan ke luar negeri, dan 117 di antaranya merupakan warga asal Bali. Kedatangan mereka disambut langsung Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra.
Turut hadir, Kepala BPBD Provinsi Bali Made Rentin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, KKP Bli, unsur TNI dan Polri. Sebelum menyentuh darat, 232 WNI ini telah melalui rapid tes dahulu di dalam kapal. “Jika hasil rapid test menunjukkan indikasi positif, maka akan langsung dilakukan tes swab. Selanjutnya, akan dibawa untuk dilakukan karantina di Bapelkes,” ujarnya.
Apabila kondisinya dengan gejala sakit, maka akan dibawa langsung ke rumah sakit rujukan agar dapat tertangani secara khusus. Sedangkan untuk pelaku perjalanan asal Bali yang rapid test-nya negatif, maka akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota, untuk dilakukan karantina. Sedangkan bagi penumpang yang berasal dari Luar Bali, dengan hasil yang negatif, akan dibawa ke Hotel Patra Jasa untuk dikarantina.
“Yang positif juga akan dibawa ke Hotel Patra Jasa dengan ruangan isolasi khusus yang telah disediakan oleh pihak hotel,” imbuh Dewa Indra. Selanjutnya, kata dia, Gugus Tugas Daerah akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Pusat agar segera menjemput WNI asal luar Bali untuk dipulangkan. Hadir pula Kepala Seksi Kesehatan Matra dan Lintas Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Denpasar, Dr. Ni Nyoman Indrawati.
Ia menjelaskan, penjagaan pintu masuk Bandara Ngurah Rai sudah ketat, dengan menerapkan tes suhu tubuh, pengisian kartu keterangan sehat maupun mengikut rapid test bagi pelaku perjalanan luar negeri. Penjagaan ini melibatkan Kantor Kesehatan (KKP), Pemerintah Provinsi Bali, TNI maupun Polri. Semua komponen memiliki tugasnya masing-masing dalam menangani jalur kedatangan para penumpang.
KKP juga menyediakan jalur khusus yang membedakan penumpang biasa maupun penumpang pelaku perjalanan luar negeri. Untuk tiap-tiap pembedaan jalur ini juga dilakukan pemeriksaan mendetail. “Yang teridikasi positif, langsung dites swab dan dibawa ke Bapelkes atau tempat karantina yang disiapkan oleh Pemprov Bali. Bagi yang negatif, diserahkan kepada pemerintah kabupaten/kota,” ujarnya. BW-06

Sopir yang Terima Bantuan, Jalani Pelatihan Tangkal Corona

0
Sopir travel yang akan mendapat bantuan sebesar Rp.600, lebih dari 1.000 orang.

Denpasar, baliwakenews.com

Sopir travel di Denpasar akan diberi bantuan uang sebesar Rp 600 ribu per-bulan dari pemerintah melalui Korlantas Polri. Bantuan ini sebagai bentuk kompensasi terhadap para sopir travel yang terdampak Covid-19.

“Untuk di wilayah Polresta Denpasar, sopir travel yang akan mendapat bantuan sebesar Rp.600, lebih dari 1.000 orang sopir,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo, Kamis (16/4/2020).

Dijelaskannya, 1.000 lebih sopir yang akan menerima bantuan didata terlebih dahulu. Dan sebelum menerima bantuan, mereka harus mengikuti beberapa pelatihan. Diantaranya pelatihan guna memahami dan pencegahan virus Corona atau Covid-19, serta tentang rambu-rambu lalu lintas. “Saat ini kita sedang melakukan pelatihan kepada sopir yakni pelatihan berkaitan dengan Covid-19, dan rambu-rambu lalu lintas. Satu kelas dibatasi hanya 20 orang sopir. Waktunya sekitar,”jelasnya.

Kasat menerangkan, pihaknya hanya melakukan pendataan dan memberi pelatihan, sedangkan untuk penyaluran bantuan kepada para sopir dilakukan oleh bank pemerintah. “Kami memang harus benar-benar selektif, agar yang menerima bantuan memang bekerja sebagai sopir travel,” paparnya. BW-03

 

 

Bantu Cukupi Stok PMI, Polresta Denpasar Gelar Donor Darah

0
DONOR DARAH- Polresta Denpasar melakukan gerakan sosial kemanusiaan berupa donor darah.

Denpasar, baliwakenews.com

Di tengah mewabahnya virus corona, Polresta Denpasar melakukan gerakan sosial kemanusiaan berupa donor darah. Aksi kemanusiaan ini digelar guna membantu mencukupi stok darah Palang Merah Indonesia (PMI).

“Donor darah digelar oleh Polri di seluruh Indonesia, termasuk Polda Bali serta Polresta Denpasar,” terang Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan, di sela-sela kegiatan donor darah, Kamis (16/4/2020).

Aksi kepedulian ini kata AKBP Jansen, rencananya diikuti 180 personel Polresta dan Polsek jajaran. Namun karena situasi saat ini yang mengharuskan kita untuk Sosial Distancing sebagian personel masih di lapangan, sehingga yang ikut donor sekitar 52 orang dan akan dilakukan secara bertahap.

Kegiatan donor darah digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, meski saat ini anggota Polri disibukkan dengan upaya mencegah penyebaran virus Corona. “Dalam kondisi seperti saat ini, di mana tengah mewabah virus Corona, masyarakat yang mendonorkan darahnya menurun. Dan kami memaklumi. Sehingga kami, Polri menunjukkan kepada masyarakat bahwa kita turut peduli,” Jelas AKBP Jensen.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Donor darah Indonesia Prov. Bali Bapak Ketut Pringantara yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan sangat mengapresiasi kepada Polri khususnya Polresta Denpasar yang sudah memberikan dedikasinya untuk bangsa melalui donor darah ini. “Mari kita Indahkan nasehat Kepolisian negara, Pemerintah dan negara untuk kita selamat bersama di tengah menghadapi wabah corona dan Polri berada di tengah kita memberikan dedikasinya yang tinggi untuk bangsa,” ucapnya. BW-03

Dandim dan Kadishub Pantau Kedatangan PMI Asal Tabanan

0
Para PMI asal Tabanan saat tiba di Terminal Pesiapan. Mereka semua telah menjalani rapid tes atau pemeriksaan cepat, dan dinyatakan negatif terjangkit Virus Corona.

Tabanan, baliwakenews.com
Kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tabanan ke daerahnya cukup deras. Memastikan protokol penerimaan PMI berjalan tertib, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Dharma Utama, rajin melakukan pemantauan. Seperti pada Rabu (15/4/2020), mereka beserta jajarannya memantau kedatangan PMI di Terminal Pesiapan Tabanan
Dandim mengatakan, untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19 di Tabanan, perlu pemantauan yang melekat dan mengarahkan agar para PMI tersebut melalui tahapan yang telah ditentukan pemerintah, seperti melewati rapid test dan isolasi mandiri selama 14 hari. Pada Rabu lalu, telah tiba sebanyak 24 PMI di Terminal Pesiapan. Serta pada sehari sebelumnya, sebanyak 18 PMI di Lapangan Umum Kediri, Kabuapten Tabanan.
“Pukul 12.45 wita sebanyak 20 orang diangkut dengan bus Pemkab Tabanan, dan dilanjutkan pada pukul 13.15 wita tiba rombongan PMI berjumlah 12 orang meggunakan bus milik Pemkab Tabanan. Sebelumnya juga sudah ada yang datang secara rombongan di Lapangan Umum Kediri, sebanyak 18 orang”, kata Dandim, sembari didampingi Kadishub Kabupaten Tabanan.
Dari rapid tes yang dilakukan terhadap semua PMI, mereka dinyatakan negatif terjangkit Virus Corona. Menurut penuturan seorang PMI, mereka diperiksa secara bergiliran dan rinci. Setelah dinyatakan negatif, mereka dipulangkan ke rumah masing-masing untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari, dan diawasi oleh Satgas Gotong Royong Covid-19 di Desa masing-masing. BW-06

Tokoh Golkar Kuta Serahkan Bantuan APD ke Puskesmas Kuta 1

0
Bantu APD: Tokoh Golkar Kuta, Luh De Sri Mediastuti saat menyerahkan bantuan APD untuk tenaga medis di Puskesmas Kuta I.

Kuta, Baliwakenews.com
Salah seorang tokoh Golkar Kuta yang duduk di DPRD Badung, Luh Gede Sri Mediastuti menyalurkan bantuan APD dan peralatan lainnya ke Puskesmas I Kuta.
Hal ini sebagai wujud kepedulian Gokar terhadap tenaga medis yang brjuang melawan Covid-19.
Penyerahan APD tersebut kata Srikandi Dewan yang akrab disapa Luh De ini sebagai wujud kepeduloan dan komitmen Golkar Bali dan Fraksi Golkar Badung dalam mendukung perjuangan tenaga medis sebagai garda terdepan menghadapi corana.
Selain penyerahan APD, pihaknya secara pribadi juga menyerahkan bantuan masker, dan sarung tangan.
Dirinya juga saat ini sedang mengusahakan upaya pengadaan pengecakan suhu tubuh yang dibutuhkan di Puskesmas Kuta I.
“Mereka mengharapkan ada bantuan alat ukur suhu tubuh dan sedang kami usahakan,” imbuhnya.
Sedangkan untuk di lingkungan Banjar Segara Kuta, dirinya rutin melakukan penyemprotan disinfektan bersama Satgas Covid Gotong royong dan para relawan. “Saya juga menyiapkan diainfektan di rumah untuk diambil warga dan disemprotkan di rumah masing-masing,,” paparnya.
Karena pencegahan penyebaran covid 19 ini harus dilakukan secara gotong royong dan bersama-sama. “Jadi kami terus bergerak dan tidak perlu harus menunggu, karena ini gerakan kemanusiaan”,” ujarnya. BW-04

Desa Selanbawak Terima Bantuan Wastafel dan Ratusan Masker

0
CEGAH VIRUS CORONA-Eka Media Center memberikan bantuan sejumlah wastafel dan masker untuk warga Desa Selanbawak, Marga, Tabanan, Rabu (15/4/2020).

Tabanan, baliwakenews.com

Mencegah dan memutus penyebaran virus corona atau Covid-19, Eka Media Center memberikan bantuan sejumlah wastafel dan masker untuk warga Desa Selanbawak, Marga, Tabanan, Rabu (15/4/2020). Bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan dalam mencegah penyebaran wabah yang berasal dari Provinsi Wuhan, Cina tersebut.

Kepala Desa Selanbawak I Made Merta mengapresiasi sumbangan berupa lima wastafel dan 150 masker untuk warganya. “Saya ucapakan terimakasih karena mendapatkan sumbangan dari Eka Media Center yang diketuai I Putu Eka Putra Nurcahyadi,” ucapnya yang dikonformasi, Kamis (16/4/2020).

Menurut Made Merta, dalam pencegahan penyebaran virus corona salah satu caranya dengan membiasakan cuci tangan dan memakai masker saat sakit. “Dengan bantuan wastafel dan masker kami harapkan masyarakat bisa cuci tangan sesering mungkin dan memakai masker saat keluar rumah,” ujarnya.

Made Merta mengatakan, mencegah penyebaran virus corona bisa dilakukan dengan cara yang sederhana yakni cuci tangan, menggunakan masker, jaga jarak dan rajin berolahraga.

Sementara I Putu Eka Putra Nurcahyadi mengungkapkan, wastafel tersbut dibuat secara gotong royong dengan melibatkan para pemuda dan tim terpadu penanggulangan Covid-19 Desa Selanbawak. “Wastafel ini akan dipasang di tempat umum untuk mencegah penularan virus corona,” tegasnya. BW-03

Bagi Masker di Pegayaman, Dandim Buleleng dan Rektor Undiksha Turun Tangan

0
Jajaran Kodim 1609/ Buleleng membagikan masker kepada seorang warga Desa Pegayaman. Bantuan masker dan sanitasi tangan ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat menerapkan PHBS.

Buleleng, baliwakenews.com
Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto bersama Rektor Undiksha, Profesor Dr. I Nyoman Jampel, mendatangi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng pada Kamis (16/4/2020). Kedatangan mereka dalam rangka menyebarkan sarana pencegahan penyebaran Virus Corona. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Kepala Desa dan warga setempat, di Kantor Kepala Desa.
Pada kesempatan itu, Dandim dan Rektor menyerahkan bantuan beruap masker kain dan sanitasi tangan. Ini diseragkan kepada masyarakat setempat, secara cuma-cuma. Kepada warga setempat, Damdim juga menghimbau agar warga Desa Pegayaman mengikuti arahan pemerintah dengan melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. “Rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, hindari keramaian,” ujar Dandim.
Warga setempat diminta senantiasa menerapkan jaga jarak antar individu minimal 1,5 meter dan menghindari kunjungan ke wilayah yang terinfeksi. Ia mewanti-wanti agar warga selalu menggunakan masker dalam kegiatan sehari-hari. Serta senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan keselamatan dan kesehatan yang baik. Atas bantuan tersebut, Asgor Ali, Kepala Desa Pegayaman mengucap terimakasih.
“Bahwasannya, di wilayah Desa Pegayaman sudah dilakukan penyemprotan disinfektan yang difasilitasi Pemerintah Desa Pegayaman. Rencananya, sesuai petunjuk dari Bapak Dandim, besok akan dilakukan kembali,” ungkapnya. Asgor mengatakan, disinfeksi besok akan didukung dengan menggunakan armada milik Kodim 1609/Buleleng, dengan sasaran seluruh wilayah Desa Pegayaman. BW-06