Mangupura, baliwakenews.com
Selama tujuh bulan terakhir jumlah lakalantas di wilayah hukum Polres Badung terjadi puluhan kasus. Meski demikian, polisi mengklaim jika jumlah kasus lakalantas selama 2020 ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Seperti diungkapkan, Kasat Lantas Polres Badung, Iptu Ahmad Fahmi Adiatma, Kamis (9/7). Terhitung dari Januari hingga Juli 2020 terjadi 79 kasus dengan jumlah korban meninggal 27 orang dan ratusan lainnya luka-luka.
Kasus kecelakaan yang terjadi, rata-rata melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat. “Data sementara 7 bulan ini, 79 kasus, 27 meninggal, 4 orang luka berat, 104 luka ringan. Sedangkan kerugian material Rp 147.200.000,” terang Iptu Ahmad Fahmi Adiatma.
Dilanjutkannya, dibanding tahun 2019 angka kecelakaan tahun 2020 cukup terjadi penurunan. “Kalau periode Januari hingga Juli tahun 2019 lalu, jumlah korban tewas mencapai 31 orang dengan luka berat mencapai 6 orang dan luka ringan 169 orang. Sedangkan kerugian material Rp 359.400.000,” beber Iptu Ahmad Fahmi.
Jadi, sambung Iptu Ahmad Fahmi, dilihat dari data itu, jumlah kasus mengalami penurunan di tahun ini. “Penurunannya capai 28 kasus atau setara dengan 26,16 persen. Dan diharapkan masyarakat lebih disiplin dalam berkendara hingga angga lakalantas terus menurun,” tambahnya.
Menurut Ahmad Fahmi, menurunnya angka lakalantas ini ada kaitan dengan wabah corona. Sebab aktifitas masyarakat di luar rumah cenderung berkurang. “Saya himbau agar para pengendara selalu berhati-hati. Patuhi rambu-rambu lalu-lintas. Jangan lupa kelengkapan berkendara seperti helm dan masker,” tandasnya. BW-03































