Mangupura, baiwakenews.com
Komitmen dalam membantu warga, Desa Adat Tanjung Benoa kembali memberikan bantuan daging ke krama serangkaiam Hari Raya Galungan dan Kuningan. Penyerahan bantuan ini secara simbolis dilakukan langsung Bendesa Adat Tanjung Benoa, I Made Wijaya didampingi jajaran Prajuru, Senin (22/4/2025) sore.
Selain 2 ekor ayam, warga juga mendapatkan uang bumbu Rp 100 ribu per KK ngarep. Made Wijaya yang akrab disapa Yonda ini menerangkan, mepatung atau bagi-bagi daging merupakan program rutin yang dilaksanakan pihaknya bersama prajuru di Tanjung Benoa.
“Program ini kami laksanakan bersinergi dengan LPD dan Bupda Desa Adat Tanjung Benoa. Kegiatan ini sejatinya kami laksanakan 2 kali, yaitu saat menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan serta saat Tawur Kesange (menjelang Nyepi),” papar Yonda.
Dimana untuk Hari Raya Galungan bantuan ayam bersumber dari LPD dan uang Rp.100 ribu dari desa adat. Sedangkan saat Tawur kesangan warga mendapatkan daging babi dari Bupda Desa Adat Tanjung Benoa.
“Jadi apa yang kita dapatkan dari pengelolaan potensi wilayah, kita kembalikan lagi kepada krama,” tegas Anggota DPRD Badung tersebut.
Dia menambahkan hal ini adalah komitmen pihaknya bersama dalam meringankan beban warga dan sebagai swadarma sebagai prajuru. Dua ekor daging ayam dan uang bumbu senilai Rp100 ribu ini diberikan kepada seluruh masyarakat Desa Adat Tanjung Benoa yang berjumlah 830 KK dari 4 banjar.
“Jadi pemberian daging ini menunjukkan komitmen kami dan program prajuru sudah berjalan dan ditunaikan dengan baik. Walaupun sedikit, tapi itu menjadi indikator program sudah dijalankan dengan baik. Program ini wajib dipertahankan agar meringankan beban kraama adat menjelang hari raya,” ujarnya sembari menambahkan ke depan pihaknya akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan krama. BWN-04

































