Denpasar, baliwakenews.com
Pasangan calon (Paslon) Walikota Denpasar dan Wakil Walikota Denpasar Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kertanegara (Amerta) yang diusung Partai Golkar-NasDem-Demokrat, terus melaksanakan roadshow ke pasar- pasar untuk membangkitkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kali ini Kamis (12/11) Calon Walikota Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra, blusukan ke pasar Tambawu dan Anggabaya.
Melihat kondisi dua pasar tradisional yang telah direvitalisasi tersebut, Ambara Putra mengungkapkan rasa keprihatinan karena pasar tampak sepi. Padahal saat kondisi normal sebelum terjadi pandemi Covid-19, pasar di kota Denpasar rata-rata padat dikunjungi konsumen, apalagi saat pagi hari.
“Sejumlah pedagang yang saya ajark berdialog mengaku terjadi penurunan hingga 50%. Sehingga mereka benar-benar menginginkan perubahan,” ungkap Ambara Putra.
Untuk mendukung sektor UMKM ini, Ambara Putra mengatakan bila diberikan kepercayaan memimpin Denpasar, program mereka akan mengembangkan UMKM yaitu dengan terus memberikan stimulus- stimulus yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM di Denpasar. Meski diakui saat ini stimulus sudah diberikan, namun dirasa masih terlalu sedikit.
Selain itu ia mengatakan akan memberikan subsidi- subsidi kepada masyarakat miskin, nelayan, pedagang pasar, subsidi di bidang kesehatan dan pendidikan. “Program kami bukan program ‘aeng- aeng’, tapi yang mampu diimplementasikan. Untuk itu kami akan meningkatkan PAD dengan belajar dari Kabupaten Gianyar terkait ‘tax ratio’, saya optimis PAD Denpasar bisa naik dari sebelumnya sekitar Rp 2 triliun bisa menjadi Rp 3 triliun,” tukasnya.
Saat berhadapan dengan para pedagang, Ambara Putra juga menyampaikan program bantuan untuk mereka yang melahirkan yaitu Rp 1 juta dan bagi yang meninggal Rp 10 juta. Ia juga membagikan baju kaos dan masker dengan no urut 2, mengingat saat pandemi Covid-19 ini para pedagang sangat membutuhkan maskes sebagai salah satu alat pelindung diri.
Saat membagikan kaos dan masker Ambara Putra menyampaikan harapannya agar pada 9 Desember nanti, para pedagang dan pembeli di pasar tersebut akan memilih pasangan nomor urut 2 dan benjanji akan membawa perubahan.
Sementara para pedagang di pasar Tambawu dan Angabaya mengaku penghasilan mereka turun drastis. Mereka mengharapkan adanya perubahan, sehingga kesejahteraan mereka akan meningkat.*BWN-03

































