Relokasi Warga Terdampak Banjir, Gubernur Koster Siapkan Lahan Pemprov

Iklan Home Page

Jembrana, baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster, meninjau langsung lokasi banjir dan posko penampungan warga terdampak banjir di Kelurahan Tegal Cangkring dan Desa Penyaringan, Mendoyo, Kabupaten Jembrana pada Selasa 18 Oktober 2022 sore.

Gubernur memastikan warga yang terdampak banjir di Biluk Poh, Desa Penyaringan, Mendoyo, Jembrana, akan memperoleh bantuan dan kepastian untuk tempat tinggal untuk kedepannya. Bahkan Gubernur Koster akan menyediakan lahan yang berada di lokasi yang lebih aman dari resiko bencana banjir. “Saya alokasikan 20 are, plus 6 are tanah Provinsi untuk lokasi tempat tinggal warga yang baru. Akan dibangunkan dan tinggal ditempati,” kata Gubernur Koster.

Baca Juga:  Pangdam Tinjau Aktifitas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jembrana

Meskipun demikian Gubernur Koster mengembalikan pilihan kepada warga, bilamana ingin kembali menempati tanahnya yang kini terdampak. Proses perbaikan jembatan serta kawasan terdampak banjir lain, juga disebut Gubernur terus dikebut agar segera bisa berfungsi maksimal. “Terimakasih kepada semua pihak yang bekerja keras sehingga salama satu hari jembatan sudah bersih dan bisa dilalui. Saya pastikan bahwa jembatan ini akan diperbaiki dengan baik, termasuk nanti akan diuji kelayakan agar bisa dilalui kendaraan berat,” jelasnya setelah berdiskusi dengan jajaran Balai Wilayah Sungai Bali-Penida serta instansi terkait.

Baca Juga:  Tim SAR Masih Lakukan Pencarian 11 Orang yang Hilang, Tenggelamnya KMP Yunice di Gilimanuk

Gubernur memastikan memperbaiki jembatan agar lebih kuat dan bisa mengantisipasi jika ada kondisi seperti ini lagi. Gubernur juga menegaskan warga terdampak akan dijamin makanan, obat-obatan dan kebutuhan hidup sehari-hari selama masa pengungsian. “Saya sudah perintahkan Kepala BPBD Provinsi untuk mengelola ini dengan baik. Jadi saya mohon bapak dan ibu bisa bersabar,” ujar Gubernur saat berdialog langsung dengan warga terdampak.

Sebanyak 117 KK di Biluk Poh, Desa Penyaringan, Kelurahan Tegal Cangkring, terdampak dan 45 unit rumah rusak. BPBD masih mengidentifikasi tingkat kerusakan tempat tinggal tersebut. Selama meninjau lokasi banjir dan lokasi pengungsian, Gubernur Koster didampingi pula Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida,Eka Nugraha Abdi, Kepala BPBD Bali I Made Rentin, Kepala Dishub Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali Nusakti Yasa Weda. *BWN-03

Baca Juga:  Terseret Arus Saat Mancing di Pantai Candikusuma Korban Belum Ditemukan

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR