Kuta, baliwakenews.com
Ratusan pekerja akan diterjunkan dalam pentaan Pantai Samigita (Seminyak, Legian, Kuta). Hal itu diungkapkan Project Manager Tunas Jaya Sanur Bianglala KSO, Nyoman Agus Sandika saat sosialisasi Sabtu (14/5). Menurut Agus, pengerjaan proyek tersebut kurang lebih akan melibatkan 560 orang pekerja.
Untuk menampung jumlah pekerja yang cukup banyak tersebut, pihaknya sudah menyiapkan penampungan berupa bedeng yang berlokasi jauh dari kawasan pantai. Karenanya ditegaskan nantinya tidak akan ada aktivitas bedeng di area pantai. Dia juga mengungkapkan kalau penataan Pantai Samigita dijadwalkan akan terlaksana selama 230 hari terhitung dari tanggal 11 Mei 2022 lalu hingga 27 Desember 2022 nanti. “Kita sudah mulai “setting out”. Untuk kegiatan fisik, seperti pembongkaran, itu masih belum,” akunya.
Selain tidak ada bedeng di pantai, untuk pabrikasi juga ditegaskannya tidak dilakukan langsung di lokasi pantai, tetapi di luar area Pantai. Selain itu sambung dia, untuk meminimalisir penumpukan barang di lokasi, kegiatan pabrikasi lebih banyak tidak dilakukan di tempat dan dikerjakan pada stockyard di luar lokasi. “Selesai pabrikasi, baru kami akan angkut menuju lokasi. Ini sekaligus untuk meminimalisir penumpukan barang di lapangan,” tegasnya sembari menambahkan langkah ini dilakukan mempertimbangkan status Pantai Samigita yang merupakan obyek tujuan wisata.
Meski ada penataan, nantinya Pantai Samigita tetap dapat dikunjungi. “Nanti kita akan atur. Kita akan pagari titik-titik yang tersentuh pengerjaan. Utamanya pada lokasi yang menggunakan alat berat. Seperti tsunami shelter dan Pasar Seni,” paparnya.
Sedangkan untuk Pasar Seni Desa Adat Kuta kata dia masih menunggu relokasi pedagang yang diremcanakan ke area parkir Pantai Kuta. “Target di awal Juni, pedagang sudah mulai beraktivitas di lokasi relokasi. Kami pasti akan berikan pemberitahuan sekitar 2 atau 3 hari sebelumnya,” ujarnya.
Sosialisasi yang dimoderatori Sekcam Kuta Made Agus Suantara tersebut juga dihadiri langsung oleh para tokoh tiga desa adat setempat. Selaib itu juga hadir Anggota DPRD Badung Dapil Kuta I Gusti Anom Gumanti dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung IB Surya Suamba. BWN-04


































