Denpasar, Baliwakenews.com
Bali United telah menyelesaikan putaran pertama Liga 1 2022/2023 pada Kamis (22/12) lalu menghadapi PSIS Semarang. Pertandingan itu sukses dimenangkan oleh Serdadu Tridatu dengan skor 3-0 atas Laskar Mahesa Jenar. Di akhir paruh pertama itu pula, Bali United bertengger di posisi dua di bawah PSM Makassar.
Penampilan asuhan Teco Cugurra selama 17 pertandingan memang cukup lumayan. Tapi jika dibandingkan dengan putaran pertama musim lalu jelas sekarang lebih bagus. Baik itu jumlah gol, poin, dan persebaran para pencetak gol. Pencapaian tim racikan Stefano Cugurra itu pun melampaui catatan musim 2021/2022 lalu. Dimana, pada saat itu, dari total 17 laga awal, Fadil cs hanya mampu menorehkan delapan kemenangan, lima imbang, dan empat kekalahan. Hasil tersebut membuat Bali United mengumpulkan 29 poin pada paruh musim, sedangkan saat ini dari 17 pertandingan itu mengumpulkan poin 33 atau jumlah yang sama dengan dua tim lainnya yakni PSM Makassar, dan Madura United. “Jika melihat paruh pertama antara musim ini dengan musim lalu memang ada perbedaan poin. Musim ini tim lebih bagus karena bisa punya lebih banyak poin di putaran pertama,” ungkap Coach Teco.

Meski berada lebih unggul dibandingkan putaran pertama musim lalu, nyatanya Teco masih merasa ada hal yang kurang dalam skuadnya. “Musim ini juga beberapa pemain ada yang pergi dan tidak bisa membantu tim. Seperti Stefano Lilipaly yang bergabung dengan Borneo FC. Kemudian ada beberapa pemain yang cedera,” jelas Coach Teco.
Dan yang paling penting diingatkan Teco kepada pemainnya agar menjaga emosional saat bertanding dan terus menunjukkan kerja keras. Putaran kedua akan lebih kompetitif karena papan atas semakin ketat. Lengah sedikit akan berakibat negatif untuk Serdadu Tridatu. BWN-06

































