Mangupura, baliwakenews.com
Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di Pinggir Jalan Perum Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Senin (1/1). Dengan tubuh penuh luka, korban tergeletak di pinggir motornya dan di depan rumah warga. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian pria tersebut.
Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana mengatakan, jasad korban awalnya ditemukan oleh seorang remaja berinisial PNAN (15), sekitar pukul 04.30. “Korban tergeletak tepat di depan Toko Bangunan UD K3, menggunakan baju kaos warna orange dan celana panjang jeans warna biru,” ujarnya.
Kala itu saksi bersama dua temannya HRH dan KRPP berniat membeli makan usai merayakan malam pergantian tahun baru. Saat melewati lokasi, saksi melihat seorang laki-laki yang tergeletak. Karena takut, saksi dan temannya memberitahu ke orang-orang di warung kelontong dekat lokasi. “Saksi meminta tolong ke pemilik warung untuk mengecek korban, namun pemilik warung juga merasa takut,” tambahnya.
Kemudian warga berdatangan ke lokasi dan peristiwa itu dilaporkan ke SPKT Polsek Kuta Utara. Petugas dari Polsek Kuta Utara dan Tim Identifikasi Polres Badung lantas melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban. “Kondisi jasad korban, kemaluan keluar air mani, luka lecet pada pergelangan tangan kanan dan tangan kiri, luka lecet di bawah mata kanan dan mata kanan lebam,” imbuh Sudana.
Selain itu, luka di atas pelipis kiri, luka dan lebam di dada, luka robek di dagu, luka pada punggung kiri, luka di bagian rusuk kiri, luka lecet di bibir, dan luka lecet bawah hidung. “Kepala korban menghadap ke kanan dan mengarah ke timur, kedua tangan korban dalam keadaan posisi terbuka keluar,” tandasnya.
Petugas juga menemukan barang-barang diduga milik korban, yakni motor matic Yamaha Mio 125 Nopol DK 2041 OW warna kuning hitam, dua pasang sendal warna hitam, serta tas warna biru hitam. Tas tersebut berisi nota, tabungan bank atas nama Ayu Rahayu asal Desa Topalan, Kelurahan Topalan, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.
Ada juga barang seperti Vaseline, charger HP, alat potong kuku, sikat gigi, korek api, parfum dan sebuah pensil. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Bali Mandara Denpasar menggunakan Ambulance dari Klinik Medika. “Untuk mengetahui penyebab kematian korban, perlu dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. BWN-01

































