Denpasar, baliwakenews.com
Pria lanjut usia yang tinggal menyendiri, Wayan Sentana (70) di Jalan Sekar Jepun Utara, Penatih, Denpasar Timur, tewas di bawah kolong tempat tidur. Saat ditemukan pada Minggu (3/1), kondisi jenazah pria yang bekerja sebagai sopir itu membusuk dan sudah dimakan belatung.
Menurut salah seorang polisi, diperkirakan Sentana telah meninggal sekitar dua pekan lalu. Dan penemuan jenazah tersebut berawal dari laporan warga sekitar bernama I Nyoman Nata (65) yang sejak dua hari lalu mencium bau tak sedap dari tempat tinggal Sentana. “Saksi curiga, lalu menggedor pintu kamar Sentana sambil memanggil namanya. Namun tidak ada yang menyahut dan saksi melihat sepeda motor Sentana terparkir di depan kamarnya,” kata sumber petugas, Senin (4/1).
Kemudian setelah hal tersebut dilaporkan ke aparat, lalu sekitar pukul 10.30, petugas Polsek Denpasar Timur dan aparat desa datang ke lokasi. Kemudian mendobrak pintu kamar rumah Sentana.
Setelah pintu terbuka, Sentana ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Terlentang di bawah kolong tempat tidur, kepala berada di arah selatan, telanjang bulat, pada perut sebelah kiri ada tempelan koyo hangat. Dan jenazah sudah membusuk, berbau dan dimakan belatung.
Sementara adik kandung Sentana, yakni Nengah Sandiasa, mengaku bertemu terakhir kali dengan kakaknya sekitar dua minggu lalu. Dan setelah itu tak ada komunikasi lagi. Dan selama ini, kakaknya tidak pernah mengeluh sakit atau punya riwayat sakit. Dan selama ini, Sentana hidup seorang diri di rumahnya, mengingat istri dan anaknya telah meninggal dunia.
Sementara Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi yang dikonfirmasi mengatakan, dugaan awal korban meninggal karena sakit. BWN-01

































