Podcast Case Closed Diblokir Tanpa Sebab, Punglik : Ini Tidak Masuk Akal  

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Akun YouTube Case Closed yang diproduseri Erik Est menghilang tanpa seban. Akibat kejadian itu, pemilik akun yakni I Nyoman Gde Sudiantara atau biasa disapa Punglik angkat bicara. Punglik mempertanyakan keputusan YouTube yang menghapus chanelnya. Karena menurutnya, yang dibahas dalam podcast itu bukan konten terlarang dan berbahaya. Melainkan membahas masalah edukasi hinga budaya. “Tapi dugaan kami, ini ada yang memobilisasi. Ada kekuatan yang memobilisasi,” katanya, Selasa (1/3).

Anehnya lagi, kata Punglik, setelah akunnya hilang, pihak YouTube baru mengirimkan pemberitahuan bahwa akun tersebut melakukan penipuan dan konten menyesatkan. “Ini tidak masuk akal dan menurut kami aneh karena seperti ada yang ketakutan dengan progam-program di podcast Case Closed. Padahal kami bicara budaya dan seputar-seputar itu saja,” ujarnya.

Baca Juga:  SMSI Bali Harapkan Rapimnas SMSI Tolak 12 Pasal Krusial RUU KUHP

Sementara itu, Erik Est selaku produser mengatakan, akun itu diketahui hilang dua Minggu lalu. Tiba-tiba saja ada pemberitahuan dari pihak YouTube bahwa akun itu melanggar kebijakan YouTube. “Akun kami dibilang melakukan pelanggaran berat. Praktik penipuan dan konten menyesatkan,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Provinsi Bali Gelar Rapat Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

Menurut Erik, sejauh ini akun yang berjalan kurang lebih tiga bulan itu sudah memiliki 18 konten video. Narasumber yang diundang dalam podcast itu adalah orang-orang yang memang punya kapasitas. Mulai akademisi, pemangku kepentingan, hingga budayawan. Sedana dengan Erik EST, Dewa Sidan sebagai Pimred Case Closed juga mengatakan bahwa akun Case Close hanya membahas hal-hal berbau budaya hingga edukasi. “Intinya dari kami, bahwa kami ingin memberikan edukasi. Tema dari tim kreatif kami siapkan untuk memberikan informasi yang berguna bagi masyarakat,” ujarnya .

Baca Juga:  Serapan Daging Babi Rendah, Pemkot Siap Bantu Peternak Denpasar

Di kesempatan yang sama Gendo yang juga pernah menjadi narasumber podcast Case Close juga menduga bahwa akun itu dihilangkan oleh orang yang punya power kuat. “Menurut saya yang mampu mentakedown akun adalah pihak yang mempunyai relasi kuasa kuat. Belum tentu dari pemerintah, bisa dari banyak pihak. BWN-01

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR