Koster Bangkitkan Jiwa Pejuang Generasi Muda Lewat Bulan Bung Karno VIII, Hadirkan Lomba Puisi, Pidato hingga Tari Teruna Jaya

Iklan Home Page

Denpasar, Baliwakenews.com

Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 bukan sekadar agenda peringatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator kepada generasi muda Bali melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif.

Mengusung tema “Kawya Atma Kerthi” yang bermakna Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator, peringatan Bulan Bung Karno tahun ini diisi dengan beragam lomba yang melibatkan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dari seluruh Bali.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh ruang ekspresi sekaligus refleksi generasi muda dalam memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno,” ujar Koster saat membuka secara resmi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar, Senin (1/6/2026).

Baca Juga:  Besok, Piala Walikota Cup 2026 Resmi Dibuka

Didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, Koster menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan yang digelar meliputi Lomba Cipta dan Baca Puisi bertema “Proklamator Bung Karno” serta Lomba Pidato bertema “Bung Karno Bapak Bangsa”.

Tak hanya itu, perhatian publik juga tertuju pada Lomba Tari Teruna Jaya yang diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA se-Bali. Kehadiran lomba ini dinilai memiliki makna historis yang kuat karena nama “Teruna Jaya” diberikan langsung oleh Bung Karno sebagai simbol semangat pemuda yang bangkit, berani, dan penuh daya juang.

Baca Juga:  Disinyalir Akan Lakukan Balap Liar, Tim Gabungan Bubarkan Sekelompok Remaja di Kuta dan Denbar

Tari Teruna Jaya sendiri merupakan salah satu ikon seni tari Bali yang menggambarkan karakter kepemudaan yang dinamis, energik, dan percaya diri. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat perjuangan Bung Karno saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Menurut Koster, memasukkan Tari Teruna Jaya dalam rangkaian Bulan Bung Karno merupakan langkah penting untuk menanamkan karakter kepemimpinan, keberanian, dan kecintaan terhadap budaya bangsa kepada generasi muda sejak dini.

“Ini bukan hanya pertunjukan seni, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan identitas budaya generasi muda Bali,” tegasnya.

Baca Juga:  Hanyut Terbawa Arus Sungai, Seorang Warga Tangeb Meninggal

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali berharap semangat nasionalisme, patriotisme, dan nilai-nilai ajaran Bung Karno dapat terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menghadapi tantangan zaman.

Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 pun menjadi panggung aktualisasi nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator, sekaligus ruang bagi generasi muda Bali untuk menunjukkan kreativitas, kecintaan terhadap budaya, serta komitmennya dalam menjaga keutuhan bangsa. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR