PKM Unwar Beri Pelatihan Penerapan Teknologi Terintegrasi dan Optimalisasi SDA untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Berkelanjutan

Iklan Home Page

Bebetin, baliwakenews.com

Memberi pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pentanian, Tim Program Kemitraan Masyarakat Universitas Warmadewa (PKM Unwar) menggelar pelatihan bertajuk “Penerapan Teknologi Terintegrasi dan Optimalisasi Sumber Daya Alam untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Berkelanjutan” yang dilaksanakan pada tanggal 19–20 Juli 2025 di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Ketua Tim PKM Unwar, Dr. Ni Made Ayu Suardani Singapurwa, S.TP, M.Si., mengatakan kegiatan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan tersebut diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari petani lokal, penyuluh pertanian, serta perwakilan dari instansi terkait. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan mengenai pemanfaatan teknologi modern seperti sistem irigasi pintar, pemetaan lahan berbasis drone, serta pengolahan data pertanian menggunakan aplikasi digital.

“Kegiatan ini menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya alam (SDA) secara bijak, termasuk pemanfaatan pupuk organik, pengelolaan air yang efisien, dan pelestarian keanekaragaman hayati lokal guna menunjang keberlanjutan produksi pertanian,” ungkap Ayu Suardani.

Baca Juga:  WN Turki Skimming ATM Ditangkap

Lebih lanjut ia memaparkan kekayaan SDA yang ada di Desa Bebetin amat sangat mendukung baik dari segi pengembangan ekonomi maupun sosial budaya. Ayu Suardani memberikan pelatihan, praktek, dan pendampingan pasca panen, pengemasan, penyimpanan dan distribusi hasil perkebunan dan pemasaran.

Selanjutnya anggota tim PKM Unwar Ir. Luh Suriani, M.Si., memberikan pelatihan, praktek dan pendampingan pembuatan pakan ternak terfermentasi dari limbah perkebunan. Kemudian anggota Tim PKM Ir. Ketut Agung Sudewa, M.Si., memberikan pelatihan, praktek dan pendampingan budidaya tanaman Perkebunan. Dan Ir. Ni Made Darmadi, M.Si memberikan pelatihan, praktek dan pendampingan budidaya dan pengolahan perikanan.

Ayu Suardani memaparkan Mitra dalam kegiatan PM UPUD ini ada 2, yaitu Kelompok PKK Usaha Pangan Lokal dengan ketua Komang Sukrini dan Kelompok Pembudidayaan Ikan Mina Anakan Jepun dengan ketua Nyoman Gede, telah melakukan kegiatan pengelolaan sumber daya alam sesuai dengan potensi daerah Desa Bebetin.

Baca Juga:  Cegah COVID-19, PKM Unwar Gelar Konsultasi dan Pendampingan pada Para Pedagang Wisata Kuliner Desa Kedonganan

Sumber daya alam untuk lahan perkebunan yang berpotensi adalah kelapa, buah-buahan seperti Wani, Durian, Manggis, rambutan, kepundung, Klengkeng, Durian, kebetulan ada gudang Durian ekspor, kendalanya limbah kulit durian dijadikan bahan baku pupuk atau olahan lain. Untuk lahan pertanian sawah, ada padi, cabai.

“Untuk kelompok perikanan memohon untuk pelatihan teknik budidaya ikan Nila dan pengolahannya serta proses pemasaran. Untuk kelompok PKK memohon pelatihan olahan hasil pertanian, seperti olahan kelapa, olahan buah-buahan, dan produk olahan lainnya, serta proses pemasarannya,” ungkapnya.

Dari permasalahan yang dihadapi mitra, Tim PKM Unwar memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra sesuai dengan permasalahan mitra adalah :
a.Memberikan Teknologi Tepat Guna dalam pengelolaan budidaya, pasca panen, dan pengelolaan limbah perkebunan
b.Memberikan pengetahuan mengenai cara budidaya (GAP), penangananan produk (GHP), penanganan yang baik (GMP), pengemasan dan penyimpanan pemasaran, kewirausahaan, dan manajemen usaha.
c.Memberikan pengetahuan pembukuan dengan tertata dengan baik serta meningkatkan kreatifitas dan produktifitas.
d.Memberikan bantuan peralatan budidaya, pasca panen dan pengolahan limbah perkebunan

Baca Juga:  PKM unwar Tekan Kasus DBD di Gianyar, dr. Saraswati Ajak Ibu-Ibu Banjar Geria Jadi Garda Terdepan Pemantau Jentik

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya dalam mengembangkan pertanian masa depan yang adaptif terhadap perubahan iklim dan tantangan global lainnya. Dengan sinergi antara teknologi dan sumber daya alam, masa depan pertanian yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang mulai diwujudkan dari desa. “Informasi selengkapnya dapat dilihat pada website www.warmadewa.ac.id”. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR