Mangupura, baliwakenews.com
Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke -12 Kota Mangupura, Kabupaten Badung tampak berbeda dari biasanya. Peringatan di tengah pandemi Covid-19 ini, DPRD Badung membuat tradisi baru dengan menggelar rapat paripurna. Rapat paripurna khusus memperingati Hut Ibu kota Kabupaten Badung ini, kali pertama digelar dengan inisiatif para wakil rakyat Badung.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, didampingi kedua wakilnya, I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta serta dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, para anggota dewan dan Perbekel serta Lurah se- Kabupaten Badung. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan pidato hasil kinerja pemerintah yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
“Rapat paripurna untuk menperingati HUT ke -12 Kota Mangupura ini adalah atas inisiatif DPRD Badung. Tujuannya agar inovasi yang terus dilakukan pemerintah diketahui masyarakat secara luas,” ucap Ketua DPRD Badung Putu Parwata, usai rapat, Selasa 16 November 2021.
Lebih lanjut Parwata mengatakan, para kepala desa dan lurah turut diundang hadir dalam rapat tersebut tujuannya, agar lurah dan perbekel dapat menyimak secara baik pidato hasil kinerja yang disampaikan oleh bupati. Sehingga selanjutnya dapat disampaikan dengan baik ke perangkat desa dan kelurahan serta masyarakat terkait kondisi yang terjadi di Kabupaten Badung.
“Melalui pidato hasil kinerja yang disampaikan Bupati, apa yang telah dicapai dapat menjadi informasi yang disampaikan perbekel dan lurah kepada masyarakat. Ini lah hasil kerja keras kita,” tegasnya.
Keterbukan informasi, lanjut dia, diharapkan memberi pemahaman kepada masyarakat, sehingga tidak lagi mengatakan bahwa Badung dalam kondisi defisit. “Sudah dipaparkan dengan jelas oleh Bupati, dalam pidato Hut 12 Kota Mangupura, bahwa pembangunan yang telah disepakati bersama dewan dapat berjalan dengan baik dengan penyesuaian,” tandas Parwata.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu menambahkan, pada 2022 pun, pemerintah masih berkomitmen menjaga dan menumbuhkan perekonomian. Selain itu penangan sosial dampak Covid-19 juga menjadi prioritas. Yang menggembirakan, lanjut Parwata, saat ini pertumbuhan pendapatan sektor pariwisata khusus dari sektor Pajak Hotel dan Restoran berkisar 10-15 persen akibat dibukanya pariwisata.
Pendapatan Badung saat ini bergantung pada sektor BPHTB yang bisa mencapai Rp75 miliar perbulan. Selain dari sektor andalan PHRI yang sudah mulai tumbuh 10-15 persen. “Jadi kita optimis APBD 2021 bisa tercapai, karena fungsi kami di DPRD adalah kontrol. APBD masih bisa kita laksanakan dan program tentunya menyesuaikan, money follow function,” pungkas Parwata.*BWN-03
































