Penyaluran Sembako di Mumbul Dilakukan “Door to Door”

Iklan Home Page

Kutsel, baliwakenews.com

Masa pandemi memicu solidaritas untuk melakukan aksi sosial. Seperti halnya yang terjadi di lingkungan Mumbul, Kutsel. Aksi solidaritas berbagi sembako muncul dengan tujuan meringankan beban warga di tengah pandemi berkepanjangan. Ratusan krama mumbul menerima bantuan sembako dari sejumlah donatur. Untuk menghindari terjadinya kerumunan penyerahan sebanyak 316 paket sembako tersebut dilakukan “door to door” alias dari rumah ke rumah. Adapun paket yang dibagikan berupa 5 kg beras 20 mie, 30 butir telor dan masker.

Menurut Kaling Mumbul Nyoman Astawa yang mengkoordinir kegiatan tersebut, bantuan sembako untuk krama ngarep warga mumbul yang bersumber dari donatur tersebut baru pertama kali dilakukan. Namun langkah ini kemungkinan akan berlanjut tergantung dari peran donatur yang peduli akan aksi sosial ini. Penyerahan sembako dari rumah ke rumah dilakukan mulai pukul 9 pagi menggunakan 5 mobil secara bergantian. Selain krama ngarep yanh berjumlah 256 KK sembako tersebut juga diberikan untuk orang yang sakit dan penyandang disabilitas. “Sumber anggaranya dari donatur sukarela baik dari mumbul sendiru maupun juga dari luar mumbul,” ujar Astawa Minggu (1/8).

Baca Juga:  Desa Canggu Luncurkan Layanan Administrasi Kependudukan Satu Pintu

Ide pembagian bantuan sembako tersebut kata dia muncul melihat dalam situasi PPKM dan meningkatnya kasus covid 19 banyak warga yang membutuhkan bantuan makanan. “Karenanya saya punya ide untuk membagikan sembako ke rumah-rumah warga dan direspon positif oleh para donatur,” ujarnya sembari mengungkapkan penyerahan melibatkan para pecalang dan anggota pemuda setempat. Dia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi warga.

Baca Juga:  Serap Aspirasi di Bualu, Suyasa Bantu Dana Pembangunan Merajan Hingga Sanggar Seni

Rencananya pihaknya bukan hanya sekali ini saja menyalurkan bantuan namun sebisanya secara berkelanjutan. Dimana nantinya sasaran yang direncanakan juga warga non gegem atau di luar warga ngarep. “Karena kali ini sasarannya warga ngarep makannya penyerahanya kami lakukan melalui Kelian Banjar Adat. Mudah-mudahan bisa berlanjut menyasar warga lainnya. Namun kami tidak berani berjanji karena ini tergantung dari donatur,” imbuhnya sembari berharap mudah-mudahan covid 19 bisa ditekan dan pariwisata kembali buka sehingga ekonomi warga juga bangkit kembali. BWN-04

Baca Juga:  Curi Perhiasan, Wanita Asal Ukraina Dideportasi Bersama Putrinya

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Nyepi Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemkab BadungIklan Idul Fitri Pemprov. BaliIklan Nyepi Pemprov. BaliIklan BWNIklan Nyepi PDAM BadungIklan Nyepi DPRD Badung Iklan UNWAR