Pemkab Buleleng Monitoring E-Parkir Pasar Anyar Singaraja Pasca Diresmikan

Singaraja, baliwakenews.com
Pasca peresmian sistem E-Parkir di Pasar Anyar, Maret lalu, Pemkab Buleleng melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng melaksanakan monitoring pelayanan petugas E-Parkir. Monitoring dilaksanakan Kamis, 13 Maret 2023 tepatnya di Jalan Durian Pasar Anyar Singaraja.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng Gede Gunawan A.P,  Jumat 14 April 2023 menerangkan, hasil dari pelaksanaan pemantauan kemarin sudah dinilai baik. Mulai dari operator yang terdiri dari tenaga kontrak dari Dishub tersebut yang sudah bisa mengoperasikan dan mengakses komputer pada sistem. Kedepannya evaluasi dan perbaikan rutin juga akan konsisten dilaksanakan.
“Untuk operator terdiri dari 24 orang yang di bagi menjadi 4 shift artinya pada masing -masing shift itu operator yang bekerja di dalamnya berjumlah 6 orang,” terangnya.
Kadis yang pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Buleleng itu, menjelaskan dari sisi penggunaan perangkat ditemui kertas parkir yang belum disediakan yang mana kertas tersebut dipergunakan untuk proses scan keperluan transaksi.
Meski demikian pihaknya menerangkan terdapat alternatif lain dengan menekan tombol “silahkan masuk” pada saat akan memasuki area Pasar Anyar dan pada saat akan keluar pasar. Nomer plat kendaraan akan diinput ke komputer melalui hasil perekaman video untuk selanjutnya dilakukan transaksi.
Tidak hanya itu saja, nantinya untuk menambah kenyamanan dari operator parkir, dirinya akan merencanakan penambahan shelter yang saat ini masih berkoordinasi dengan BPKPD Kabupaten Buleleng.
“Sebagai upaya dukungan penggunaan tapping E-Parkir ini, bagi masyarakat yang ingin membeli kartunya nanti tinggal menghubungi BPD Bali terdekat atau di loket E-parkir sendiri sudah disediakan dengan harga mulai dari Rp 25 Ribu sudah berisi 25 point,” ungkapnya.
Kadis Gunawan mengatakan dengan efektivitas manajemen pelayanan parkir ini diharapkan dapat meminimalisir adanya kebocoran dan meningkatkan transparansi secara periodik, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat.
“Ini juga serta secara otomatis memberikan kesadaran kepada masyarakat agar beralih ke transaksi non-tunai, ” pungkasnya. BWN-03
RELATED ARTICLES
- Advertisment -Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan SMSIIklan Lapor Pajak Poling Badung Poling Badung