Operasi Keselamatan Agung 2026 Bernuansa Valentine, Polres Buleleng Bagi 50 Helm dan 1.472 Pelanggar Ditindak

Iklan Home Page

Buleleng, Baliwakenews.com

Momentum Hari Valentine dimanfaatkan Polres Buleleng untuk menghadirkan pendekatan berbeda dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Tak sekadar penindakan, aparat kepolisian membagikan helm, bunga, dan cokelat kepada masyarakat di depan Taman Kota Singaraja, Jalan Ngurah Rai, Jumat (13/2/2026).

Sebanyak 50 helm diberikan kepada pengendara roda dua yang kedapatan belum menggunakan helm standar. Selain itu, 50 tangkai bunga dan sekitar 50 cokelat dibagikan sebagai simbol kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman bersama Ketua Bhayangkari Cabang Buleleng Ny. Arini Ruzi Gusman turun langsung ke lapangan, didampingi pejabat utama dan personel yang terlibat dalam operasi.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas di Bidang Pertanian, Bupati Tabanan Lepas Kontingen KTNA Kabupaten Tabanan Menuju Pekan Daerah (PEDA) XXVII Tahun 2024

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk pendekatan humanis menjelang Valentine.

“Pada intinya kami ingin memberikan edukasi terkait keselamatan di jalan raya dengan cara yang humanis. Helm, bunga, dan cokelat menjadi simbol kepedulian Polres Buleleng kepada masyarakat,” ujarnya.

1.472 Pelanggaran, Teguran Dominan

Baca Juga:  Bawakan Garapan “Meslodoran” Sanggar Seni Bayu Teja Budaya Duta Beleleng Tampil Memukau Pada Parade Gong Kebyar Anak-anak

Meski dikemas dengan suasana penuh kasih, Operasi Keselamatan Agung 2026 tetap berjalan tegas. Sejak digelar pada 3 Februari 2026, tercatat 1.472 penindakan dilakukan dengan rincian:

Tilang manual: 27 pelanggaran

ETLE statis: 500 pelanggaran

ETLE mobile: 0

Teguran: 945 teguran

Dominasi teguran menunjukkan pola penegakan hukum yang lebih mengedepankan edukasi dan pencegahan.

“Kami tidak ingin masyarakat Buleleng menjadi korban sia-sia di jalan raya. Keselamatan adalah bentuk cinta terhadap diri sendiri dan keluarga yang menunggu di rumah,” tegas IPTU Yohana.

Baca Juga:  Distan Denpasar Gelar Pelatihan UPJA Dengan Menggandeng TNI dan Petani

Polres Buleleng menegaskan, penindakan tetap dilakukan secara profesional. Namun, pendekatan persuasif dan edukatif menjadi prioritas agar kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari dalam masyarakat.

Dengan strategi kombinasi antara edukasi humanis dan penegakan hukum berbasis ETLE, kepolisian berharap angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Buleleng dapat ditekan secara signifikan. BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR