Ngobrol Bareng PKM, UMKM Bangkit Dengan Kolaborasi

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Koperasi Pemasaran Perempuan Katrisma Mandiri (PKM), Minggu 31 Oktober 2021, menggelar workshop bertajuk Ngobrol Bareng PKM. Workshop yang diselenggarakan secara daring dan luring ini, menggugah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berkolaborasi di tengah pandemi Covid-19 untuk dapat bangkit dari kondisi perekonomian yang terpuruk saat ini.

Ngobrol Bareng PKM dibuka Asisten I Sekda Provinsi Bali, Gede Indra Dewa Putra, SE. MM., selaku penasehat Koperasi Pemasaran PKM. Pada kesempatan tersebut Gede Indra mengingatkan fungsi koperasi adalah memfasilitasi kebutuhan anggota sehingga bisa dinikmati seluas-luasnya bagi anggota.

Gede Indra mengungkapkan rasa bangganya karena dari puluhan SMA dan SMK di Bali, hanya SMA Negeri 3 Denpasar yang memiliki koperasi perempuan apalagi bergerak di bidang pemasaran. “Dari 5 ribuan koperasi yang ada di Bali, tidak lebih dari 20 koperasi yang merupakan koperasi perempuan. Ini tentunya sangat membanggakan, ” ucap Gede Indra.

Baca Juga:  Siapa Sangka, Penguin Punya “Mata Uang” untuk Menarik Lawan Jenis

Potensi ini lanjut Gede Indra, harus dibuktikan dengan langkah untuk kesejahteraan anggota. Sebagai koperasi pemasaran yang menggandeng sejumlah UMKM sebagai anggota, Koperasi PKM diharapkan dapat membantu anggota khususnya dalam pemasaran produk. “Saat ini tidak ada alasan UMKM kekurangan dana, karena skema pembiayaan banyak. Yang penting dalam pemasaran adalah produk yang dihasilkan harus kompetitif, unggul dan diminta oleh masyarakat, ” tandasnya.

Ngobrol Bareng PKM menghadirkan tiga pembicara yaitu Cok Istri Mirah, SE. MAP., CEO PT. Ode-nant dengan materi UMKM Bangkit dengan Kolaborasi. Wanita yang juga menjabat Ketua Koperasi PKM ini menandaskan UMKM harus tahu posisi mereka. “Kalau dulu kita bisa melihat saingan kita dengan kasat mata, toko sebelah jual apa aja, kok bisa ramai. Tapi saat ini kita tidak tahu musuh kita, siapa, jualan apa, keunggulannya apa?, ” papar Wakil Ketua Kadin Denpasar tersebut.

Baca Juga:  RAT KSP Bali Satya Madani Tetap Raih Laba Saat Pandemi Covid-19

Wanita yang dinobatkan sebagai wanita inspiratif tingkat provinsi dan nasional ini menandaskan untuk bangkit ditengah pandemi Covid-19 ini, dan bisa bersaing dengan musuh yang tidak tampak tersebut kolaborasi menjadi kuncinya.

“Inovasi, adaptasi dan kolaborasi kunci bagi UMKM untuk bisa berkembang dan sukses di tengah pandemi Covid-19 ini. Makanya gabung dengan Koperasi PKM yang memiliki Ode-nant Market sebagai tempat pemasaran produk UMKM,” tandasnya, sembari mengatakan hal tersebut sebagai salah satu contoh. Karena masih banyak kolaborasi yang dapat dilakukan.

Pembicaraan lainnya Ida Ayu Tri Rasmiwinari , SE. MM. , Pimpinan BPD Bali Cabang Denpasar, dengan materi transaksi aman di masa pandemi. Mengungkapkan transaksi yang paling aman adalah dengan mengurangi penggunaan uang secara fisik dan mulai beralih ke uang elektronik. “Kami di BPD Bali memiliki Q’RIS yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan uang elektronik bank lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Berkas Rampung, Jerink SID Segera Disidang

Selain dua pembicaraan tersebut, dr. AA Ari Agung Kayika silayukti, Sp. KK, spesialis kulit dan kelamin RSUD Mangusada, berbicara tentang kulit sehat di masa pandemi. Diungkap banyak kasus gangguan kesehatan kulit akibat penggunaan masker dan hand sanitizer berlebihan.

“Saya sarankan agar masker jangan terlalu sering di buka tutup, karena mengakibatkan debu menempel di wajah sehingga dapat timbul jerawat dan gangguan kesehatan kulit lainnya. Sedangkan untuk hand sanitizer sebaiknya gunakan yang mengandung pelembab alami seperti lidah biaya,” pungkasnya.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -Iklan Galungan DPRD BadungIklan Galungan Pemkab BadungIklan Galungan PDAM BadungIklan Galungan DPRD Provinsi Bali Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR