Denpasar, baliwakenews.com
Koperasi Simpan Pinjam Bali Satya Madani ( KSP BSM), Minggu (10/1) menggelar rapat anggota tahunan (RAT) dengan mengedepan protokol kesehatan. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Bali, Wayan Mardiana saat membuka kegiatan menyatakan bangga pada KSP BSM yang tetap meraih keuntungan meski ditengah pandemi Covid-19.
Ditengah pandemi Covid-19 banyak koperasi yang mengalami kerugian, namun KSP BSM telah mampu membuktikan kinerja pengurus yang baik. Bahkan menjadi koperasi pertama binaan provinsi yang menggelar RAT tahun buku 2020.
Mardiana berharap kedepannya KSP BSM bisa berkiprah lebih luas lagi, tidak hanya pada koperasi simpan pinjam namun juga koperasi pemasaran. Dengan demikian semua anggota koperasi yang sebagian besar adalah pelaku UMKM dapat terbantu dalam pemasaran produknya. “Otomatis kinerja koperasi akan meningkat dan anggota juga dapat naik kelas yang awalnya merupakan usaha mikro dapat berkembang menjadi usaha kecil,” ucap Mardiana.
Kepala KSP BSM, Cok Istri Mirah mengatakan RAT kali ini merupakan yang ke empat dilaksanakan KSP BSM. Setiap tahunnya KSP BSM selalu membagikan SHU. ” Untuk meningkatkan kinerja, setiap tahun kami memiliki program baru. Untuk 2021 ini kami memiliki program investasi dan ‘shopping for your self’,” ungkapnya.
Sebagai koperasi yang sebagian besar anggotanya adalah pelaku UMKM, KSP BSM berupaya membantu anggota khususnya dalam pemasaran, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. “Saat ini yang diperlukan UMKM adalah bagian memasarkan produknya, karena dari segi kualitas dan kemasan mereka sudah sangat bagus. Hanya pasar yang belum ada,” kata Cok Mirah sembari mengatakan 70% dari 352 anggota adalah pelaku UMKM.
Sementara Penasehat KSP BSM, I Gede Indra Dewa Putra, mengatakan perkembangan KSP BSM cukup membanggakan meski ditengah pandemi Covid-19. “Kami apresiasi kerja keras dan cerdas para pengurus yang tentunya di dukung anggota, sehingga kinerja koperasi sangat memuaskan ditengah krisis ekonomi saat ini,” tutur pria yang menjabat Asisten 1 Sekda Provinsi Bali tersebut.
Lebih lanjut disampaikan kinerja keuangan sangat baik terbaik dengan rasio likuiditas diatas 146% dan rentabilitas 12, 86%. Selain itu kredit macet sangat kecil dan simpanan lumayan besar.
Ke depan, Gede Indra berharap pengurus KSP BSM akan membuat bisnis plan jangka menengah dan panjang. “Kita juga harus persiapkan tata kelola yang baik untuk menghadapi persaingan baik dengan lembaga keuangan bank dan non-bank. Dengan dukungan tenaga yang kompeten dan aplikasi teknologi terkini sehingga semua anggota dapat mengakses dengan mudah,” tandasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat ditengah pandemi Covid-19, KSP BSM telah menyalurkan CSR berupa 20 ribu masker dan paket mini sembakon.*BWN-03































