Meresahkan Warga, Pencuri Motor di Pelabuhan Sanur Ditembak

Iklan Home Page
Denpasar, baliwakenews.com
Petualangan pencuri motor, tersangka Ahmad Muhdi (32) berakhir di ruang tahanan Polsek Denpasar Selatan (Densel). Tak hanya itu, kaki kanan pria asal Bondowoso itu ditembak polisi karen melawan saat ditangkap di Pantai Matahari Terbit, Sanur, Densel, Minggu (18/12) malam.
Kapolsek Densel Kompol I Made Teja Dwi Permana mengatakan, tersangka yang tinggal di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar Utara itu kerap melakukan pencurian motor di Parkiran Pelabuhan Pantai Matahari Terbit, Sanur Kaja, Densel. “Aksinya dilakukan beberapa kali. Terakhir tersangka tertangkap tangan saat hendak mengambil motor parkir di Pelabuhan Sanur, sekitar pukul 20.30,” bebernya, Kamis (22/12).
Menurut Made Teja, saat kejadian pemilik motor Muhammad Rizal Fadli (22) dan kakaknya akan memancing di laut. Pemuda yang beralamat di Jalan Antasura, Denpasa Timur itu memarkirkan motornya di parkiran motor Pelabuhan Sanur. “Saat kakak korban hendak membeli makanan, dia melihat motor adiknya dibawa oleh seseorang yang tak dikenal,” katanya.
Kemudian kakak korban mengejar dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak security. Saat bersamaan anggota Polsek Densel yang melalukan patroli di sekitaran Pantai Sanur karena maraknya aksi pencurian motor lantas melakukan pengejaran. Tersangka lantas ditangkap tak jauh dari Parkiran Pelabuhan Sanur. “Anggota kami terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka. Dia berupaya kabur,” ujarnya.
Tersangka yang diinterogasi mengaku melakukan aksinya seorang diri dengan modus kunci leter T. Tak hanya di Sanur, tersangka juga pernah beraksi di kawasan Pantai Petitenget, Kuta Utara, Badung. “Hasil kejahatan tersangka telah dijual melalui market palace. Kami masih lakukan pendalaman,” tegasnya. BWN-01
Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR